0 menit baca 0 %

Dukung Syiar Islam, KUA Kec. Bantan Salurkan Al-Qur’an ke Musholla Nurul Hidayah

Ringkasan: Bantan (Kemenag)   Kepala KUA Kecamatan Bantan H. Nasuha kembali menyalurkan mushaf Al-Qur an ke tempat ibadah. Kali ini, penyaluran dilakukan ke Musholla Nurul Hidayah Desa Muntai dan diterima langsung oleh pengurus musholla, M. Ali Umar Kamis, (28/8/2025).Adapun tujuan penyaluran Al-Qur an ini ad...

Bantan (Kemenag)  – Kepala KUA Kecamatan Bantan H. Nasuha kembali menyalurkan mushaf Al-Qur’an ke tempat ibadah. Kali ini, penyaluran dilakukan ke Musholla Nurul Hidayah Desa Muntai dan diterima langsung oleh pengurus musholla, M. Ali Umar Kamis, (28/8/2025).

Adapun tujuan penyaluran Al-Qur’an ini adalah untuk:Pertama meningkatkan semangat ibadah jamaah, khususnya dalam membaca dan mempelajari Al-Qur’an. Kedua, mendukung kegiatan keagamaan di musholla, seperti tadarus, pengajian, dan pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak maupun jamaah. Ketiga menyebarkan manfaat wakaf dari para calon pengantin (catin) yang telah menyalurkan wakaf Al-Qur’an melalui KUA Bantan.

Dalam kesempatan itu, H. Nasuha berharap agar Al-Qur’an yang disalurkan bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya. “Semoga mushaf ini benar-benar dimanfaatkan untuk menambah kedekatan jamaah kepada Allah SWT dan menjadi amal jariyah bagi para pewakaf,” ujar perwakilan KUA.

Sementara itu, M. Ali Umar selaku pengurus Musholla Nurul Hidayah menyampaikan ucapan terima kasih. “Kami sangat bersyukur atas penyaluran Al-Qur’an ini. InsyaAllah akan kami gunakan sebaik mungkin untuk kepentingan jamaah. Semoga Allah membalas kebaikan KUA Bantan dan para pewakaf dengan pahala yang berlipat ganda,” ungkapnya.

Sebagai penutup, kegiatan penyaluran ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya wakaf Al-Qur’an. Selain memberi manfaat langsung bagi jamaah musholla, wakaf Al-Qur’an juga menjadi amal yang pahalanya terus mengalir hingga akhirat kelak.

Kepala KUA Kec. Bantan juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan wakaf Al-Qur’an. Dengan berwakaf, kita tidak hanya membantu menyediakan sarana ibadah, tetapi juga berinvestasi untuk kehidupan akhirat.

“Mari bersama-sama kita jadikan wakaf Al-Qur’an sebagai budaya kebaikan yang terus hidup di tengah masyarakat,” pesannya.