0 menit baca 0 %

Dukungan Penuh Kakan Kemenag, Defile Inhil Meriahkan Pembukaan OMI 2025 di Pekanbaru

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag) Kontingen Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tampil memukau dalam defile pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Riau Tahun 2025. Rombongan yang dijuluki "Negeri Seribu Parit" ini membawa total 100 orang kontingen, terdiri dari peserta, pendamping, dan offici...

Pekanbaru (Kemenag) – Kontingen Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tampil memukau dalam defile pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Riau Tahun 2025. Rombongan yang dijuluki "Negeri Seribu Parit" ini membawa total 100 orang kontingen, terdiri dari peserta, pendamping, dan official. Acara pembukaan dilaksanakan meriah di MAN 3 Pekanbaru pada Rabu (1/10/2025).

Defile kontingen Inhil dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Inhil, H. Harun, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kankemenag Inhil, Hj. Ani Harun. Turut hadir mendampingi adalah Kasi Pendidikan Madrasah, H. Zainal Abidin, para Kepala Madrasah Negeri, panitia, pendamping, dan tim kesehatan dari BKK Inhil.

OMI Tingkat Provinsi Riau 2025 diikuti oleh kontingen dari 12 kabupaten/kota se-Riau, dengan total 396 peserta dari jenjang MI, MTs, dan MA. Kegiatan ini mengangkat tema “Islam dan Teknologi Digital: Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju yang Berdaya Saing Global.”

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, mewakili Gubernur Riau.

Dalam laporannya, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau, H. Jisman, mewakili Kepala Kanwil Kemenag Riau, menjelaskan bahwa OMI merupakan ajang baru pengganti Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang mengintegrasikan sains, riset, dan karakter keislaman.

"OMI 2025 adalah wadah untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakat siswa madrasah, membentuk generasi yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia. Kita menekankan pentingnya integritas dan kejujuran dalam berkompetisi, serta mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi bangsa dengan mengintegrasikan sains, teknologi, dan budaya lokal. Melalui OMI, kita berharap madrasah dapat semakin dikenal di kancah global," jelas Jisman.

Kontingen Inhil sendiri siap bersaing memperebutkan tiket ke tingkat nasional. Seluruh anggota kontingen, yang terdiri dari 33 peserta, 36 pendamping, 6 kepala madrasah, 10 staf, 4 panitia, dan 6 petugas kesehatan, diharapkan dapat membawa pulang prestasi terbaik. Kompetisi OMI Tingkat Provinsi Riau akan berlangsung selama dua hari pada 2-3 Oktober 2025 di MTsN 1 Pekanbaru dan Pondok Pesantren Dar El Hikmah.  (Ria)