Kampar (Inmas) – Duta Nasional Moderasi Beragama dari Provinsi Riau Zuhudiah Azzahra, yang berasal dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Kampar, tampil memukau di Kota Dumai. Demikian disampaikan Kepala MAN 1 Kampar H Sasra Putra MA, kepada Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, hari senin (01/11/2021) diruang kerjanya.
Sasra mengatakan, Ananda kita Zuhudiah Azzahra ini tampil pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Kepenghuluan dan Rakor Perencanaan Pembangunan Bidang Agama 2021, hari sabtu 30 Oktober 2021, di Kota Dumai. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bapak Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provonsi Riau Dr H Mahyudin MA, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg, dan para undangan lainnya.
Dalam acara tersebut Bapak Kakanwil sangat mengapresiasi prestasi yang telah ditorehkan oleh Ananda kita dan memuji presentasi yang telah ditampilkan oleh Ananda Azzahra ini. Mengingat Zuhudiah ini berhasil lolos menajdi 50 besar dari 751 peserta yang ikut dalam moderasi beragama. Saat ini Zuhudiah Menghadapi 10 besar Grand Final Duta Harmoni 2021. Mudah-mudah Ananda kita ini, juga lolos menajdi 10 besar, harapnya dengan semangat.
"Setelah menyaksikan langsung presentasi Duta Moderasi Beragama kita, sungguh luar biasa. Kegiatan yang bertujuan mencetak kader harmoni atau duta moderasi beragama tidak hanya sekedar teori. Tapi mampu diimplementasi dalam kehidupan beragama di masyarakat,", ungkap Mahyudin dengan bangga.
Sementara iti Bapak Kakan Kemenag Kampar Drs H Alfian MAg, juha mengapresiasi siswi MAN 1 Kampar yang lolos tahap 1 Duta Moderasi Beragama. Kita sangat bangga ada siswa Madrasah di lingkungan Kemenag Kampar yang lolos seleksi nasional dan menjadi keterwakilan provinsi Riau.
Untuk itu, Saya mengajak kita semua memberikan dukungan dan berdoa, semoga Ananda kita Zuhudiah Azzahra ini bisa lolos untuk tahap berikutnya dan betul-betul menjadi Duta Nasional ucapnya," harap Alfian.
Suhudiah Azzahra, dalam presentasi mengambil tema Duta Harmoni Duta Hebat Bermartabat, Moderat dan Anti Korupsi menuliskan tujuh aksi dalam kata moderat yaitu menolak faham radikal, operasi tambang, derma rutin beda agama, enjoy berintegarasi dengan siapa saja, rajin gotong royong dan menolong sesama, angkat dan suarakan kebenaran atas rasisme saudara kita, teguh, jujur, enggan memiliki hak orang lain.
"Menghadapi 10 besar Grand Final Duta Harmoni 2021 mengadakan seminar dengan relasi tingkat Provinsi terkait dengan revolusi digital dan pertemuan dengan tokoh masyarakat yang akan mendukung saya sebagai Duta Moderasi Beragama," ungkap Suhudiah dengan meminta dukungan dan doa restu Keluarga Besar Kementerian Agama se Provinsi Riau. (Ags/Ftm)