0 menit baca 0 %

DWP Kanwil Kemenag Riau Gelar Rangkaian Edukasi, Baksos, dan Anjangsana dalam Peringatan 4 Momentum Besar Tahun 2025–2026

Ringkasan: Riau (Kemenag) Dalam rangka memperingati HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP), Hari Disabilitas Internasional Tahun 2025, Hari Ibu ke-97, serta menyongsong Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Riau melaksanakan rangkaian kegiatan edukati...

Riau (Kemenag) — Dalam rangka memperingati HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP), Hari Disabilitas Internasional Tahun 2025, Hari Ibu ke-97, serta menyongsong Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Riau melaksanakan rangkaian kegiatan edukatif dan sosial pada Kamis, 11 Desember 2025. Kegiatan ini digelar sebagai wujud pengabdian DWP dalam memperkuat nilai kepedulian, pendidikan karakter, inklusivitas, dan layanan sosial di tengah masyarakat.

Edukasi Bulanan & Bakti Sosial ke RA Al Madhani Pekanbaru

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan pelaksanaan Majelis Edukasi Bulanan dan Bakti Sosial di RA Al Madhani Pekanbaru. Acara ini dihadiri oleh Ketua DWP Kanwil Kemenag Riau, Ny. Tina Mailinda Muliardi, perwakilan Bidang Urais sebagai pelaksana kegiatan, serta para pengurus DWP.

Dalam sambutannya, Ketua DWP menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi bantuan, tetapi juga bagian dari upaya menanamkan karakter dan semangat belajar bagi anak-anak dari usia dini.

“Belajar tidak selalu dimulai dari buku. Hari ini kita ingin hadir dekat dengan anak-anak RA, bermain bersama mereka, dan menanamkan nilai kebersihan, kebersamaan, dan kasih sayang,” ujar Ny. Tina Mailinda Muliardi.

Pada kesempatan tersebut, DWP menyerahkan bantuan peralatan kebersihan, alat permainan edukatif, gambar dinding, serta paket jajanan sehat. Tidak hanya menyerahkan bantuan, para pengurus juga turut bermain, belajar, dan berinteraksi langsung dengan anak-anak dan guru RA, menciptakan suasana penuh kehangatan dan keceriaan.

Kepala RA Al Madhani menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian DWP.
“Kehadiran DWP hari ini sangat berarti. Anak-anak kami senang, termotivasi, dan mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda,” ungkapnya.

Anjangsana ke Panti Jompo Embun Kehidupan Bangsa, Labuh Baru

Setelah kegiatan di RA, rombongan melanjutkan agenda menuju Panti Jompo Embun Kehidupan Bangsa di Jalan Garuda, Labuh Baru. Kunjungan disambut oleh pengurus panti yang diwakili Sarina.

Sarina menjelaskan bahwa saat ini panti merawat 33 lansia dari berbagai daerah dan beragam latar belakang agama, dengan total lebih dari 80 lansia pernah ditampung sejak panti berdiri. Pengelolaan sehari-hari dilakukan oleh tujuh orang pengurus yang dengan penuh kesabaran dan kasih sayang merawat para lansia.

Suasana haru menyelimuti pertemuan ketika para pengurus DWP melihat langsung kondisi orang-orang tua yang sudah jompo, sebagian tidak lagi mampu berjalan dan memerlukan perhatian khusus.

Dalam sambutannya, Ketua DWP menyampaikan pesan mendalam. “Kita disadarkan bahwa seorang orang tua mampu merawat sepuluh anaknya, tetapi tidak semua anak mampu merawat satu atau dua orang tuanya. Hari ini kita datang membawa doa, perhatian, dan kasih bagi mereka yang menghabiskan masa tua tanpa keluarga di sisi,” tutur Ny. Tina Mailinda Muliardi.

DWP Kanwil Kemenag Riau menyerahkan bantuan baju harian untuk lansia perempuan, sarung untuk lansia laki-laki, serta paket makanan bergizi sebagai bentuk dukungan bagi kebutuhan panti.

Kunjungan ditutup dengan doa bersama dan harapan agar semakin banyak pihak yang peduli kepada para lansia yang membutuhkan perhatian di usia senja.

Meneguhkan Komitmen DWP Kemenag Riau dalam Pelayanan Sosial, Pendidikan, dan Inklusivitas. Rangkaian kegiatan ini menjadi cermin nyata komitmen DWP Kanwil Kemenag Riau dalam berperan aktif mendukung pendidikan usia dini, inklusi sosial, serta kepedulian terhadap kelompok rentan.

Melalui kegiatan edukasi, baksos, dan anjangsana, DWP mengukuhkan perannya sebagai mitra strategis dalam membangun karakter bangsa yang kuat, empatik, dan berkeadaban.

“DWP Berdaya – Kemenag Melayani – Masyarakat Terbina”. (*)