Tembilahan (Kemenag) – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dengan turut serta secara aktif dalam Gerakan Nasional Penanaman 1 Juta Pohon Matoa. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia ini dilaksanakan serentak secara nasional dan dibuka secara daring oleh Menteri Agama RI, diikuti sambutan dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
Acara yang dipusatkan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Indragiri Hilir ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk Kapolres
Inhil, perwakilan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan
Amil Zakat Nasional (Baznas) Inhil, Bank Riau Kepri Syariah, organisasi
masyarakat keagamaan, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran Ketua DWP
Kankemenag Inhil, Hj. Ani Harun, beserta jajaran pengurus DWP Kankemenag Inhil
menambah semarak dan dukungan bagi kegiatan penghijauan ini.
Saat prosesi penanaman bibit pohon matoa, Ketua DWP
Kankemenag Inhil Hj. Ani Harun dan pengurus, beranjak menuju lokasi penanaman
pohon matoa secara simbolis. Di lokasi tersebut, Bupati Inhil mendapat
kehormatan untuk melakukan penanaman pohon matoa yang pertama, menandai
dimulainya gerakan penghijauan di tingkat kabupaten Indragiri Hilir. Ketua DWP
Kankemenag Inhil beserta pengurus juga turut serta dalam penanaman pohon,
menunjukkan sinergi dan dukungan penuh dari organisasi wanita di lingkungan
Kemenag Inhil terhadap program pelestarian lingkungan ini.
Ketua DWP Kankemenag Inhil Hj. Ani Harun mengatakan
partisipasinya diharapkan dapat menginspirasi organisasi Wanita untuk peduli
terhadap lingkungan.
“Partisipasi aktif DWP Kankemenag Inhil dalam gerakan ini
diharapkan dapat menginspirasi organisasi wanita lainnya dan masyarakat luas
untuk semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan. Melalui gerakan ini,
diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta seluruh elemen
masyarakat, termasuk organisasi keagamaan dan organisasi wanita seperti DWP,
semakin kuat dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga
lingkungan hidup,” ujar Hj. Ani Harun usai menanam bibit matoa. (Ria)