0 menit baca 0 %

DWP Kemenag Inhu Zoom Meeting Pembinaan Bersama Eny Retno Yaqut

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) - Senin, 19 Agustus 2024, Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kankemenag Kab. Inhu, Emrina, dan Susi Haryati, secara virtual melalui zoom meeting mengikuti kegiatan Pembinaan dan Seminar Dharmawanita PTKN Wilayah Riau, Kepri dan Sumbar.

Indragiri Hulu (Kemenag) - Senin, 19 Agustus 2024, Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kankemenag Kab. Inhu, Emrina, dan Susi Haryati, secara virtual melalui zoom meeting mengikuti kegiatan Pembinaan dan Seminar Dharmawanita PTKN Wilayah Riau, Kepri dan Sumbar.

Kegiatan ini mengambil tema "Perempuan Berkualitas dalam Keluarga dan Organisasi" dan diisi oleh Hj. Eny Retno Yaqut. Tujuan dari kegiatan ini sendiri ialah untukย  memperkuat kapasitas perempuan dalam peran mereka baik di dalam keluarga maupun organisasi.

Emrina menyampaikan bahwa ia sangat senang dapat hadir bersama dengan Ibu-Ibu DWP di Lingkungan Kementerian Agama Provinsi Riau.

"Kegiatan ini selain menambahkan pengetahuan juga untuk memupuk tali silaturahmi antar anggota DWP Di Lingkungan Kementerian Agama Provinsi RIau," ujar Emrina saat dimintai keterangan.

Susi Haryati yang turut mendampingi juga turut senang dapat hadir dalam kegiatan. "Ini pengalaman yang luar biasa, dapat belajar bersama," ujar Beliau.

Dalam Kegiatan ini terdapat Beberapa hal penting yang disampaikan oleh Ny. Eny selama pembinaan ini termasuk kualitas sumber daya manusia, program kerja yang direncanakan, budaya organisasi yang sehat, kesadaran perilaku dalam tanggung jawab, dan evaluasi kerja yang dilakukan oleh pemimpin DWP tentang program kerja yang terlaksana.

Salah satu contohnya, menurut Eny, adalah fokus pada bidang pendidikan di Perguruan Tinggi Keislaman Negeri. Para pengurus dapat berbicara tentang masalah ini dan meminta rekomendasi rektor tentang narasumber yang sesuai untuk menjadi pemateri dan berpartisipasi dalam kegiatan DWP. Kecerdasan perempuan dalam membagi waktu sangat penting. Menurutnya, meskipun banyak pengurus Dharma Wanita Persatuan yang bekerja sebagai wanita karir, tanggung jawab sebagai pengurus tetap harus dipenuhi. (*)