0 menit baca 0 %

DWP Kemenag Kampar Ikuti Webinar Nasional Halal Bihalal 1442 H

Ringkasan: Kampar Inmas Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama  Kab. Kampar Ny. Sri Yanti Alfian yang di wakili Wakil Ketua 1 Ny. Fitri Neli Fuadi dan sejumlah pengurus mengikuti Webinar Nasional sekaligus Halal Bi Halal Nasional 1442 H secara virtual via aplikasi zoom meeting, dengan me...

Kampar Inmas – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama  Kab. Kampar Ny. Sri Yanti Alfian yang di wakili Wakil Ketua 1 Ny. Fitri Neli Fuadi dan sejumlah pengurus mengikuti Webinar Nasional sekaligus Halal Bi Halal Nasional 1442 H secara virtual via aplikasi zoom meeting, dengan mengusung tema "Mempererat Silaturahim dalam Kebersamaan dan Keberagaman",Senin (7/6).

Acara diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al Qur’an, Shalawat, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, Laporan Ketua Panitia oleh Ketua DWP Kemenag RI, Ny Farikhah Nizar Ali, dan sambutan serta arahan oleh Penasehat DWP Kemenag RI, Ny Eny Yaqut Cholil.

Dalam sambutannya Penasehat DWP Kemenag RI Ny. Eni Retno yaqut  mengatakan "Alhamdulillah, hari ini, masih dalam bulan Syawal, kita bersilaturrahim untuk melakukan halal bihalal bersama-sama, sekaligus mendengarkan tausiyah yang insha Allah akan sangat bermanfaat, dari guru kita KH. Bahauddin Nursalim atau Gus Baha dengan tema mempererat silaturahim dalam kebersamaan dan keberagaman,"

Hadir mendampinggi Eny Retno Yaqut, Penasihat DWP Kemenag Halimah Zainut Tauhid, Ketua DWP Kemenag, Farikhah Nizar Ali dan jajaran pengurus serta  peserta yang mengikuti Balal Bihalal berasal dari DWP Kemenag provinsi dan kabupaten/kota serta DWP PTKN se Indonesia.


lebih lanjut Eny Retno Yaqut, menyampaikan salah satu kebijakan dan program unggulan Kementerian Agama adalah moderasi beragama.  Argumen paling krusial hadirnya kebijakan moderasi beragama ini bersumber pada fakta bahwa masyarakat Indonesia sangat plural-multikultural, baik suku, etnis, agama, bahasa, budaya, dan secara geografis adalah negara kepulauan terbesar.  Ungkapnya

Sejalan dengan tema yang diangkat, yakni “Mempererat Silaturahmi dalam Kebersamaan dan Keberagaman”, Halal Bi Halal juga diisi ceramah agama bertopik “Memperkokoh Silaturahim dalam Kebersamaan dan Keberagaman, Oleh KH. Ahmad Bahaudin Nur Salim (Gus Baha') serta ditutup dengan do'a  ( Ags/Ftm)