Kampar (Kemenag) - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan Ke-25, DWP Kemenag Kampar memperingati selebrasinya di Aula Lantai II Kantor Kemenag Kampar pada Kamis (12/12/2024). Acara ini juga sekaligus memperingati Hari Ibu Ke-96.
Dengan mengangkat tema "Penguatan Fondasi Transformasi Organisasi DWP Menuju Indonesia Emas 2045", Ny.Fitri Neli Fuadi selaku Ketua DWP Kemenag Kampar sangat mengapresiasi semangat yang ditunjukkan oleh seluruh anggota DWP Kemenag Kampar.
"Transformasi organisasi bukan hanya kata-kata semata, namun merupakan upaya serius untuk menghadapi perubahan yang cepat, baik dari aspek teknologi, social, maupun budaya. DWP harus menjadi organisasi yang dinamis, yang dapat merangkul perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan semangat pengabdian kepada bangsa dan Negara. Dalam hal ini, transformasi yang kita lakukan mencakup peningkatan kualitas SDM, pengembangan program yang relevan, serta memperkuat peran DWP dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan pemberdayaan ekonomi," begitu ungkap Fitri Neli.
Berperan sebagai seorang istri ASN dan seorang ibu, tentu menjadi faktor pendukung utama untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarganya. Hal tersebut juga disampaikan oleh Kakan Kemenag Fuadi Ahmad dalam sambutannya.
"Jika tidak ada ibu-ibu DWP ini dalam membantu kami, tentu saja akan terjadi kendala-kendala bagi kami untuk bekerja. Terimakasih sekali lagi untuk peran wanita-wanita hebat ini, sekali lagi selamat ulang tahun," ujarnya.
Dengan dipandu MC Elmi, acara berlangsung khidmat dan meriah. Pengisi acara juga tidak kalah pentingnya dalam menyumbangkan sukacita peringatan HUT DWP Ke-25 ini. Dimulai dengan Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars DWP, Membasuh Kaki Ibu untuk 5 orang perwakilan anggota, Potong Tumpeng, Pengumuman Pemenang Lomba Pidato, dan terakhir Acara Tukar Kado.
Gusmiwati sebagai ketua panitia melaporkan bahwa kegiatan yang diperingati setiap tanggal 7 Desember ini memberikan peningkatan skill bagi ibu-ibu DWP. Untuk tahun ini contohnya, diadakan Lomba Pidato. Selain melatih kepercayaan diri, lomba ini juga akan memberikan bekal mental bagi ibu-ibu DWP dalam memberikan sambutan di satker suami nya masing-masing.
Sukacita sangat lekat terasa dalam peringatan perayaan Hari Ulang Tahun DWP tersebut. Namun dalam hiruknya suka, terselip haru pada cara membasuh kaki ibu. Seluruh undangan menitikkan airmata yang tak terbendung, mengingat sosok ibu yang telah banyak memberikan kontribusi untuk kehidupan anak-anaknya.
Turut hadir dalam acara tersebut yakni para Kepala Seksi / Penyelenggara, Kepala Madrasah, dan tamu-tamu undangan lainnya. Acara ditutup dengan makan bersama yang telah disiapkan panitia.Â
(Cicy/Fatmi/Agus)