0 menit baca 0 %

DWP Kemenag Meranti Ikuti Pelatihan E-Reporting dan Penerapan Artificial Intelligence yang Diselenggarakan oleh LPPK DWP Kemenag RI

Ringkasan: Meranti(Kemenag) Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas digital dengan mengikuti Pelatihan E-Reporting dan Penerapan Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan dan Pel...

Meranti(Kemenag)– Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas digital dengan mengikuti Pelatihan E-Reporting dan Penerapan Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kader (LPPK) DWP Kemenag RI secara daring pada Rabu(14/5).

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pengurus DWP Kemenag dari pusat hingga daerah. Tujuan pelatihan ini adalah untuk memperkuat kemampuan anggota DWP dalam mengelola laporan secara elektronik melalui platform e-reporting, serta memahami dasar-dasar pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam mendukung program kerja organisasi.

Ketua Umum DWP Kemenag RI, Ny. Sinarliati Kamaruddin Amin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan organisasi yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

"Dengan pemanfaatan e-reporting dan AI, DWP tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi, tetapi juga membuka peluang untuk menyusun program-program berbasis data yang lebih akurat dan berdampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Materi pelatihan mencakup pengenalan sistem e-reporting, simulasi pengisian laporan digital, hingga pemanfaatan AI dalam pengambilan keputusan berbasis data. 

Pelatihan inj menghadirkan Admin DWP Pusat, Abdul Mufti sebagai narasumber. Dalam paparannya, Abdul Mufti menekankan pentingnya memahami format penulisan laporan sesuai pedoman yang berlaku.

"Format yang harus ada didalam laporan itu terdiri dari Data, What (apa kegiatannya), When (kapan kegiatannya), Where (dimana kegiatan berlangsung), Who (siapa saja yang terlibat), serta Publikasi," paparnya.

Menurut Abdul Mufti, struktur ini membantu memastikan laporan yanng disusun bersifat informatif, objektif, dan mudah dipahami oleh pembaca.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para peserta yang merasa terbantu dengan adanya pelatihan praktis dan aplikatif tersebut. Diharapkan, pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi anggota DWP Kemenag untuk meningkatkan kualitas pelaporan, mempercepat proses administrasi, serta merancang program-program kerja yang lebih inovatif dan berbasis teknologi. (T)