0 menit baca 0 %

DWP Kemenag Riau Ikuti Pembinaan Secara Daring, Bahas Peran Perempuan dalam Bekerja dan Berkeluarga

Ringkasan: Riau (Kemenag)- Dalam rangka memperingati HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Hari Ibu ke-96, serta menyemarakkan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama, DWP Kanwil Kemenag Riau mengikuti acara Pembinaan Pegawai yang diselenggarakan secara daring, Rabu (18/12/2024) dari Aula Bidang P...

Riau (Kemenag)- Dalam rangka memperingati HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Hari Ibu ke-96, serta menyemarakkan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama, DWP Kanwil Kemenag Riau mengikuti acara Pembinaan Pegawai yang diselenggarakan secara daring, Rabu (18/12/2024) dari Aula Bidang Penmad Kanwil Kemenag Riau.

Acara ini bertemakan "Membangun Perempuan Seimbang Etika, Estetika, dan Peran Sosial dalam Bekerja dan Berkeluarga".

Kegiatan ini menghadirkan Penasehat DWP Kemenag RI, Hj. Helmi Nasaruddin Umar, dan pembicara dr. Aisyah Dahlan, yang memberikan wawasan penting mengenai keseimbangan antara etika, estetika, dan peran sosial perempuan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua DWP Kanwil Kemenag Riau, Ny. Tina Mailinda Muliardi, beserta pengurus lainnya mengikuti acara ini dengan penuh antusiasme melalui platform daring. Dalam acara ini, Sekjen Kemenag, M. Ali Ramdhani, serta pejabat eselon I, II, dan jajaran pengurus DWP Kemenag RI juga turut hadir dan memberikan dukungannya.

Pada kesempatan tersebut, Menag Nasaruddin Umar menyampaikan pesan penting terkait kemandirian dan peran perempuan dalam organisasi, namun tetap menjaga keseimbangan dalam kehidupan berkeluarga.

"Saya mengapresiasi kegiatan ini. Jangan sampai DWP Kemenag lebih berkuasa daripada suaminya," tegas Menag. Beliau juga menambahkan bahwa para suami yang mendukung peran istri mereka di Kementerian Agama patut diberi penghargaan.

Mengutip kisah istri Fir’aun dan istri Nabi Nuh dalam Al-Qur'an, Menag menjelaskan bagaimana perempuan bisa memiliki pengaruh besar dalam perubahan positif, meski dalam situasi yang sangat menantang. Menag berharap para pengurus DWP mencontoh sikap sabar dan bijaksana seperti Siti Aisyah, istri Nabi Muhammad SAW, yang tetap kuat dan bijaksana meskipun diuji dengan kemewahan dan kenikmatan duniawi.

"Saya berharap ibu-ibu DWP bisa menjadi kebanggaan suaminya. Jadilah pelopor untuk menegakkan kebenaran dan berani menolak yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Menag juga mengingatkan bahwa perempuan perlu memiliki dua "sayap" dalam hidup, yakni syukur dan sabar, untuk dapat terbang tinggi dalam kehidupan pribadi maupun profesi mereka.

"Insya Allah, dengan kedua sayap ini, Kemenag akan semakin baik," ungkap Menag.

Dengan mengikuti kegiatan ini secara daring, DWP Kanwil Kemenag Riau berharap dapat memperkuat peran perempuan dalam bekerja dan berkeluarga, serta menjadikan mereka inspirasi bagi keluarga dan lingkungan sekitar. (*)