Anak-anak adalah calon pengguna narkotika, namun kita tidak ingin status calon pengguna masuk ke dalam kelompok pengguna narkotika. Demikian paparan Indrian Toper, S.H.di hadapan 100 siswa kelas 6 MIN 1 Pekanbaru pada Selasa 15 Desember 2021. Pak Indrian Toper hadir sebagai perwakilan BNN Kota Pekanbaru pada acara Penyuluhan tentang Bahaya Narkoba bagi Siswa Siswi di Kecamatan Pekanbaru Kota. Hadir pada acara tersebut Camat Pekanbaru Kota, Lurah se-Kecamatan Pekanbaru Kota, Babinkamtibmas, Kepala Madrasah, guru dan siswa MIN 1 Pekanbaru.
Menurut Indrian Toper, generasi muda adalah pangsa pasar bagi jaringan narkoba. "Di usia 12-13 tahun rentan terhadap sesuatu yang baru karena memiliki rasa keingintahuan yang besar terhadap sesuatu yang baru. Akan tetapi jika rasa 'kepo' tersebut tidak dibarengi dengan pertahanan diri yang kuat akhirnya bisa masuk ke dalam kelompok pengguna tadi."
Oleh karena itu menangkap jaringan pengedar narkotika tidak akan maksimal apabila generasi muda calon pengguna tidak diberikan edukasi tentang bahaya narkotika, ujarnya.
Pada kesempatan itu Camat Pekanbaru Kota Nurhasminsyah, S.STP, M.Si mengatakan,"Melalui sosialisasi ini kita berharap generasi muda tidak terjerumus dalam bahaya narkotika. Kalau sudah mencoba nanti akan ketagihan dan akan memberikan efek kesehatan yang tidak baik dan tidak bisa menerima pelajaran dengan baik."
Beliau mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama orang tua dan guru jika ada yang tidak kita kenal memberi dalam bentuk permen jangan diterima karena itu belum tentu permen ternyata bisa mengandung narkoba.
Kepala Madrasah Irwan Efendi, M.Pd.I mengatakan pentingnya siswa siswi mengetahui bahaya narkoba dan mengenal berbagai bentuk narkoba. "Terima kasih kepada Tim Kecamatan Pekanbaru Kota yang sudah memilih MIN 1 Pekanbaru sabagai salah satu madrasah yang dikunjungi," ujarnya.