Pekanbaru (Inmas), “DUNSANAK ADALAH ANUGRAH" dari Allah SWT. Badunsanak adalah saling menyayangi, saling
mendidik, saling merangkul, saling membina, saling Mencari Solusi, saling membutuhkan,
saling menghargai.
Kadang Dunsanak yang suka mentraktir kita, BUKAN karena mereka BERLEBIHAN
tapi... karena mereka meletakkan
Badunsanak MELEBIHI dari UANG dan karena mereka MENGHARGAI arti kata Badunsanak.
Kadang-kadang Dunsanak yang selalu share WA ke kita, bukan karena merasa
lebih PINTAR tapi karena INGAT pada KITA.
Suatu Hari ada yang mengingatkan tentang Agama dan Iman. Bukan karena merasa taat dan
sudah sempurna tapi..itulah perwujudan DUNSANAK SEJATI
Suatu saat, kita semua akan TERPISAH, baik oleh jarak, waktu maupun ajal
yang akan menjemput memisahkn
kita. Namun ada DUNSANAK yang terus
mendoa'kan kita sebut nama kita dalam doa nya.
Suatu saat Anak-anak dan Cucu-Cucu kita akan bertemu mereka dan berrcerita...
Dulu Kita Pernah *BADUNSANAK.
BADUNSANAK tidak mencari cari kesalahan tapi...Menutupi kesalahan. BADUNSANAK
berlandaskan Hati yang TULUS dan IKHLAS.
BADUNSANAK akan terus berlangsung walau banyak sekali halangannya.
Pada satu Waktu Sebagian cuma memperhatikan KESUKSESAN kita, tapi ada
Sebagian Dunsanak yang peduli akan kondisi KESEHATAN kita, Maka itulah Dunsanak
yang sejati. Suatu
hari kita terlena dalam canda dan tawa tapi... ada yang mengingatkan agar kita
tidak pernah Lalai.
Itulah Dunsanak dunsanakku meskipun tidak sering BERTEMU, tapi selalu
DIINGAT , Itulah hidup
Badunsanak.Marilah,kita bangun BADUNSANAK dengan penuh keikhlasan. (Kata
nasehat diatas dishare di WA oleh Efrion Efni, M.Ag) pada tanggal 20 September
2020. (Idris/ Bustamar).