Pekanbaru (Kemenag). MTs Ash Shiddiq melakukan kegiatan
ekstrakurikuler sebagai bentuk pengembangan diri para siswa-siswi. Ada yang
menarik dari ekstrakurikuler di MTs Ash Shiddiq ini, yaitu Seni Meracik Kopi.
Pada Sabtu (19/10/2024), para siswa-siswi yang tergabung ke
dalam ekstrakurikuler ini belajar bagaimana menjadi seorang barista cilik. Kepala
Madrasah Nurmalia menyampaikan bahwa ekstrakurikuler seni meracik kopi tersebut
bertujuan untuk melatih motorik halus melalui gerakan meracik kopi, kemudian
juga dipelajari tentang pengenalan sejarah kopi, melatih kemampuan matematika
terapan melalui perhitungan perbandingan kopi dan air, dan pengayaan kemampuan
IPA melalui penerapan pengaturan suhu air serta titik didih air.
Menurutnya, para siswa-siswi sangat antusias menyimak
penjelasan dan praktik langsung dari pembina ekstrakurikuler meracik kopi ini yaitu
Heri Ribut.
โSaya berharap siswa-siswi MTs Ash Shiddiq Pekanbaru dapat
menjadikan ekstrakurikuler ini sebagai wadah untuk bereksperimen dan menambah
ilmu, kiranya bisa menjadi pengalaman bagi yang bercita-cita menjadi pengusaha
dan pada minggu ini, anak-anak disuruh praktik langsung, serta mereka semua sangat
bersemangat untuk mencoba meracik kopi sesuai tutorial yang dicontohkan,โ ucap
Nurmalia.
Heri selaku pembina ekstrakurikuler mengatakan bahwa
pembelajaran yang diajarkan kali ini yaitu tentang alat dan metode seduh yang biasanya
digunakan untuk meracik kopi.
โAlat yang digunakan yaitu manual berbasis AeroPress, yang
di kembangkan oleh Alan Adler sejak tahun 2005,tutur pembina ekskul Heri Ribut.