Bukit Batu (Kemenag) - Upaya menindaklanjuti kerjasama KUA dengan MAN 2 Bengkalis tentang Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Empat orang Penyulih Agama Islam (PAI) Kec. Bukit Batu Rosdi Zainal, Maslan, Dade Arisandi, dan Ustadz Zamri memberikan materi BRUS di Musholla MAN 2 Bengkalis Rabu, 19/02/2025.
Kegiatan BRUS perdana di MAN 2 Bengkalis itu disambut antusias oleh siswa-siswi MAN 2. Sebagai peserta BRUS ditunjuk siswa kelas 10 dan kelas 11 MAN 2 Bengkalis dan didampingi oleh dua orang guru pembimbing. Materi pembahasan di BRUS MAN 2 Bengkalis ini adalah Stop Bullying karena materi ini dianggap sangat krusial bagi siswa untuk diberikan pengertian dan mendalam bahwa bullying merupakan tindakan yang tidak terpuji.
Dade Arisandi dalam paparan materinya menyampaikan “Bullying merupakan prilaku yang tidak terpuji, baik dari perspektif negara, maupun dalam pandangan agama. Agama Islam telah mengajarkan kepada kita bagaimana sikap kita menjalankan kehidupan ini yakni dengan harus saling membantu, saling menghormati dan saling menghargai, bukan saling mencaci, menghibah dan saling menjelek-jelekkan”.
“Sebagai generasi penerus, kami meletakkan harapan besar pada siswa-siswi semua untuk menjadi insan yang lebih baik tentunya dengan berperilkau dan berakhlak yang terpuji. Oleh karena itu, siswa-siswi semua harus mampu mengenali jati diri masing-masing untuk mencapai cita-cita mulianya”, Jelas Dade
Pada kesempatan terpisah, Kepala KUA
Kec. Bukit Batu Ahmad Syahril mengakui “Saya
merasa bangga dengan Penyuluh Agama Islam Kec. Bukit Batu ini karena telah
menjalankan amanah dengan baik, mereka melakukan kegiatan dengan berkolaborasi,
bisa saling mengisi materi dan
siswa-siswi yang mengikuti program BRUS ini
juga tidak merasa bosan. Penyuluh Agama Isla Kec. Bukit Batu ini menyampaikan
materi secara bergantian, tentunya mereka tampil dengan karakter dan teknis
yang berbeda-beda. Pada akhirnya siswa-siswi MAN 2 Bengkalis yang mengikuti
bimbingan tersebut menjadi semangat saat menerima materi tersebut. (Onga Rusdi)