0 menit baca 0 %

Empat Penghalang Surga Jadi Pesan Utama Pembinaan Mental dan Rohani KUA Kuantan Mudik

Ringkasan: Kuantan Singingi (Kemenag) Kamis, 28 Agustus 2025, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Mudik kembali melaksanakan kegiatan rutin Pembinaan Mental dan Rohani Pegawai. Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh seluruh pegawai serta penyuluh agama di lingkungan KUA Kuantan Mudik.

Kuantan Singingi (Kemenag) Kamis, 28 Agustus 2025, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Mudik kembali melaksanakan kegiatan rutin Pembinaan Mental dan Rohani Pegawai. Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh seluruh pegawai serta penyuluh agama di lingkungan KUA Kuantan Mudik.

Dalam kegiatan tersebut, bertindak sebagai pembina adalah Kepala KUA Kuantan Mudik, Arisman Arianto, S.Sos.I. Acara dipandu oleh Abdul Edo Munawar, SH selaku pembawa acara. Sementara itu, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dibawakan dengan penuh penghayatan oleh Sukri, SH.

Untuk tausiyah disampaikan oleh R. Deswanda, S.Pt, yang mengangkat tema penting tentang “Empat Hal Penghalang Masuk ke dalam Surga”. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa di akhirat nanti manusia akan terheran-heran melihat banyak orang yang masuk neraka, dan hal itu disebabkan oleh empat perkara utama, yaitu:

1. Takabur (sombong). Rasulullah SAW bersabda: “Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada sifat takabur (sombong) walaupun hanya sebesar zarrah (atom).” (HR. Muslim dari Abdullah bin Mas’ud).

2. Orang yang mati masih meninggalkan hutang. Hutang menjadi tanggungan yang harus diselesaikan sebelum seseorang memperoleh ampunan.

3. Memutuskan hubungan silaturahmi. Memelihara hubungan persaudaraan merupakan bagian penting dari ajaran Islam.

4. Durhaka kepada orang tua. Sikap tidak berbakti kepada kedua orang tua menjadi salah satu penghalang besar masuk ke surga.

Acara diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Deli Asran, S.Ag, yang memohon keberkahan, kesehatan, serta kekuatan iman bagi seluruh pegawai KUA Kuantan Mudik dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Kepala KUA Kuantan Mudik, Arisman Arianto, S.Sos.I, menyampaikan apresiasi atas semangat para pegawai dalam mengikuti kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa pembinaan mental dan rohani sangat penting sebagai bekal dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat iman dan menjaga kebersamaan di lingkungan kerja.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai KUA Kuantan Mudik semakin meningkatkan kualitas diri, baik dari sisi spiritual maupun profesional, demi terwujudnya pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.(RP)