0 menit baca 0 %

Enam Dharma Dalam Membina Hidup Rukun

Ringkasan: Pekanbaru, 19/4 (Humas)- Kerukunan hidup umat beragama adalah kondisi bagi semua golongan agama bisa hidup bersama-sama secara damai tanpa mengurangi hal dan kebebasan masing-masing untuk menganut dan melaksanakan kewajiban agamanya. Kerukunan yang dimaksud bukan berarti penganut agama yang satu tid...
Pekanbaru, 19/4 (Humas)- Kerukunan hidup umat beragama adalah kondisi bagi semua golongan agama bisa hidup bersama-sama secara damai tanpa mengurangi hal dan kebebasan masing-masing untuk menganut dan melaksanakan kewajiban agamanya. Kerukunan yang dimaksud bukan berarti penganut agama yang satu tidak merasa perlu atau menahan diri untuk melibatkan persoalan keberagaman dengan pihak lain, karena kebersamaan menghendaki tenggang rasa, yang benar-benar dimungkinkan jika saling memahami. Demikian disampaikan Ketua Umat Budha Riau Drs. Dharmaji Chomas SAg ketika menyampaikan materi di hadpaan peserta orientasi Forum Kerukunan Umat Beragama bagi Aparatur Pemerintah di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Riau, Rabu, 14 April 2010 bertempat di Hotel Sri Indryani Pekanbaru. Menurut Dharmaji untuk membina dan memupuk sikap rukuan, sang budha menganjurkan enam dharma yang bertujuan agar saling mengingat, saling mencintai, saling mnghormati, saling menolong, saling menghindari percekcokan yang akan menunjang persatuan dan keasatuan. Keenam dharma itu yaitu pertama, memancarkan cinta kasih (metta) dalam perbuatan sehari-hari, kedua, menggunakan cinta kasih dalam setiap ucapan, ketiga, selalu mengarahkan pikiran pada kebajikan, keempat, menerima buah karma yang baik, kelima, melaksanakn moral dan etika dengan sungguh-sungguh dan keenam mempunyai pandangan yang sama untuk hidup harmonis dan tidak bertengkar. (js)