Mandau (Kemenag) – Jumat (8/8/2025)
sore, suasana di Cafe Muhammadiyah, Jalan KH. Ahmad Dahlan, Duri, terasa
berbeda. Di tengah hiruk pikuk aktivitas warga, puluhan orang berkumpul bukan
untuk bersantai atau menikmati secangkir kopi, melainkan untuk sebuah misi
mulia Aksi Jumat Berbagi (AJB).
Komunitas yang sudah berjalan selama enam tahun ini kembali menjalankan
rutinitas pekanan mereka: mengumpulkan sedekah, lalu membagikannya kepada yang
membutuhkan. Kali ini, AJB menggandeng Penyuluh Agama Islam KUA Mandau, Ahmad
Sehat, yang turut memberikan tausiyah dan motivasi kepada para penerima bantuan
maupun para relawan.
Sebanyak 70
paket sembako disiapkan dengan penuh ketulusan untuk dibagikan kepada
fakir miskin di sekitar Jalan KH. Ahmad Dahlan. Proses penyaluran dilakukan
langsung oleh para relawan AJB, memastikan bantuan tepat sasaran.
Dalam tausiyahnya, Ahmad Sehat menyampaikan pesan
sederhana namun dalam maknanya.
“Kunci ketenangan hati
adalah syukur dan sabar. Syukur membuat kita selalu merasa cukup, sementara
sabar menjadikan kita kuat melewati setiap ujian. Dua hal ini ibarat kunci yang
membuka pintu kebahagiaan sejati,” ujarnya di hadapan penerima manfaat dan anggota
komunitas.
Lebih dari sekadar memberi sembako, komunitas AJB
ingin menanamkan nilai kepedulian, persaudaraan, dan rasa empati di tengah
masyarakat. Selama tujuh tahun perjalanannya, komunitas ini konsisten menebar
kebaikan setiap Jumat, mengumpulkan donasi dari para dermawan yang ingin
mencari berkah dan ridho Allah.
Ketua komunitas AJB, Elis
Tata, menuturkan
bahwa gerakan ini lahir dari semangat berbagi yang sederhana. “Kami memulai dari jumlah yang sedikit.
Alhamdulillah, berkat kepercayaan para donatur dan doa masyarakat, kegiatan ini
terus berjalan. Yang kami bawa bukan hanya paket sembako, tapi juga doa dan
harapan agar mereka yang menerima dapat sedikit lebih ringan bebannya,”
ungkapnya.
Bagi para penerima bantuan, kegiatan ini bukan hanya
soal beras, minyak, atau gula yang mereka terima. Lebih dari itu, mereka
merasakan adanya kepedulian nyata dari sesama. “Alhamdulillah, bantuan ini
sangat membantu. Semoga Allah membalas kebaikan mereka semua,” ucap salah satu
warga penerima sembako sambil menahan haru.
Aksi Jumat Berbagi kembali menjadi bukti bahwa di
tengah kesibukan kota dan tantangan hidup yang semakin berat, masih ada
orang-orang yang tak lelah mengulurkan tangan untuk meringankan beban
saudaranya. Dan di hari penuh keberkahan ini, 70 keluarga di Duri kembali
merasakan hangatnya sentuhan kasih dari sebuah komunitas yang tulus bekerja
demi ridho-Nya.