0 menit baca 0 %

English Camp in Pare Menuju MAN 1 PK Bengkalis Go International

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Sebanyak 4 siswa MAN 1 PK Bengkalis diberangkatkan ke kampung Inggris, Pare Kediri, Jawa Timur. Keberangkatan mereka untuk mengasah kemahiran dalam berbahasa Inggris. Seperti telah diketahui, Pare merupakan sebuah kampung di Jawa Timur yang sangat kondusif untuk mereka yang ing...

Bengkalis (Kemenag) - Sebanyak 4 siswa MAN 1 PK Bengkalis diberangkatkan ke kampung Inggris, Pare Kediri, Jawa Timur. Keberangkatan mereka untuk mengasah kemahiran dalam berbahasa Inggris. Seperti telah diketahui, Pare merupakan sebuah kampung di Jawa Timur yang sangat kondusif untuk mereka yang ingin aktif berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Hal ini terlihat pada saat acara pelepasan yang dilaksanakan pada Kamis, (28/08/2025) kemaren bertempat di halaman madrasah.

Keempat siswa yang berkesempatan mendalami pembelajaran Bahasa Inggris adalah; Devid Andreas Boyka, Natasya Norkamila Harisya, Nazurah Nur Suhaimah da Tsaqif Assyawaly Reza. Semuanya merupakan siswa kelas X MAN 1 PK Bengkalis.

“Setelah melalui beberapa tahapan, maka keempat ini dinyatakan layak untuk mengikuti program belajar bahasa Inggris selama enam bulan di Pare, Kediri, Jawa Timur” ujar Kepala MAN 1 PK Bengkalis, H. Ridwan Ahmad, S.Ag, M.Pd.I. Kegiatan yang berlangsung sejak 1 September  2025 hingga Februari 2026 2019 ini bekerja sama dengan lembaga Bahasa Inggris, HEC. Program yang dikemas HEC memang dikemas menarik sehingga peserta tidak dibebani dengan berbagai teori seperti yang didapat selama ini.

“Asyik sih belajarnya, tidak membuat kita tegang. Apalagi di setiap sudut di sini semuanya bicara bahasa Inggris, jadi mau nggak mau kita pun dipaksa untuk berbahasa Inggris,” demikian komentar Zani, salah seorang peserta English Camp dua tahun yang lalu.

Selain guru yang menyenangkan, hal lainnya yang menarik menurut Wawa, siswa kelas XII 3 ini mengaku sangat nyaman belajar bahasa Inggris di Pare.

“Suasana perkampungan di sini membuat saya lebih konsentrasi belajar. Jajanannya juga enak dan murah!” selorohnya girang.

Program ini memang diperuntukkan bagi siswa yang memang benar-benar ingin mendalami bahasa Inggris secara maksimal. Dengan didanai secara mandiri oleh orang tua, maka kegiatan ini sangat tepat sasaran untuk menjadikan mereka mampu bersaing di dunia nasional maupun internasional.

“Siswa madrasah pun harus siap dalam menghadapi tantangan dunia global. Untuk itu, kunci utamanya adalah mereka dapat berbahasa Inggris. Dan kami sudah memfasilitasinya, meskipun hanya untuk 4 siswa,”tegas M. Hafiz, S.Pd.I, selaku pendamping sekaligus penanggung jawab pengantaran siswa English Camp menuju Pare. (Ical)