Bengkalis (Kemenag) - Eny
Gustinawati, Penyuluh Agama Islam dari KUA Kecamatan Bengkalis, pagi ini hadir
sebagai pemateri dalam kegiatan pembinaan karakter bagi siswa-siswi kelas 8
SMPN 3 Bengkalis Selasa, 15/07/2025. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang kelas
Sanggar mulai pukul 10.00 hingga 11.20 WIB dan diikuti oleh seluruh siswa kelas
8, yang terdiri dari kelas 8A, 8B, 8C, dan 8D.
Dalam penyampaian materinya,
Eny Gustinawati mengangkat tema tentang pentingnya menjaga kesopanan dan adab
dalam kehidupan sehari-hari. Materi disusun secara sistematis ke dalam empat
kelompok besar, yaitu:
1. Adab sopan santun kepada
diri sendiri
2. Adab sopan santun kepada
orang tua
3. Adab sopan santun kepada
guru
4. Adab dalam bermedia
sosial
Selain memberikan penjelasan
secara lisan, Eny juga meminta seluruh siswa yang telah dibagi ke dalam empat
kelompok tersebut untuk menuliskan pada kertas masing-masing, contoh-contoh
adab sesuai tema yang mereka dapatkan. Hal ini bertujuan agar para siswa tidak
hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu menuangkan pemahaman mereka
dalam bentuk tulisan, sekaligus sebagai media refleksi diri.
Dengan gaya penyampaian yang
santai, interaktif, namun tetap mendidik, Eny mengajak para siswa untuk lebih
memahami bahwa sopan santun bukan sekadar formalitas, tetapi cerminan dari
akhlak yang baik dan budi pekerti yang luhur.
Agar suasana pembelajaran
tidak monoton, Eny juga menyisipkan pertanyaan-pertanyaan ringan untuk menguji
konsentrasi para siswa, serta diselingi ice breaking yang menarik, seperti
aturan sederhana: apabila disebut “Selamat Pagi” siswa harus tepuk tangan dua
kali, “Selamat Siang” tepuk tangan satu kali, dan “Selamat Malam” tidak ada
tepukan sama sekali.
Kegiatan ini mendapat
respons yang sangat positif dari para siswa. Mereka tampak antusias, dan mengikuti kegiatan hingga selesai.
Melalui kegiatan ini,
diharapkan para siswa semakin memahami dan mampu menerapkan adab sopan santun
dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, pergaulan,
maupun di dunia maya.