0 menit baca 0 %

enyuluhan Keagamaan di Majelis Taklim Sumpu, Sinergi Ilmu dan Spiritualitas

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Penyuluh Agama Islam Kecamatan Hulu Kuantan kembali menggelar kegiatan penyuluhan tatap muka bersama jamaah Majelis Taklim Desa Sumpu, Senin (28/07/25). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh antusias dari para peserta, dengan susunan acara yang tertib dan bermakna.

Kuansing (Kemenag) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Hulu Kuantan kembali menggelar kegiatan penyuluhan tatap muka bersama jamaah Majelis Taklim Desa Sumpu, Senin (28/07/25). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh antusias dari para peserta, dengan susunan acara yang tertib dan bermakna. dari jm 14.00 sampai selesai.

Acara dibuka oleh salah satu anggota aktif Majelis Taklim yang bertindak sebagai pembawa acara. Selanjutnya, Ketua PKK Desa Sumpu menyampaikan sambutan hangat dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

"Terimakasih atas kehadiran PAI semua yang bersedia menghadiri acara kami, kami sangat butuh bimbimbangan bapak/ibu semua terutama dalam bidang keagamaan". Ucap Ketua PKK

Dalam sesi berikutnya, Ketua Koordinator Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Hulu Kuantan juga memberikan sepatah kata. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat dan penyuluh dalam membangun umat yang berakhlak dan berilmu. (FDM)

Puncak acara diisi dengan ceramah agama oleh Razi Akmal, salah satu Penyuluh Agama Islam yang telah aktif menyampaikan pesan-pesan dakwah di berbagai majelis. Dalam ceramahnya, Razi Akmal mengangkat tema "Bersegera Mengejar Syurga Allah SWT", yang mengajak jamaah untuk tidak menunda amal kebaikan serta senantiasa memperbaiki diri demi meraih ridha Allah.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan do’a oleh Bapak Mohd. Hasri, yang memohon keberkahan dan keteguhan iman bagi seluruh jamaah dan masyarakat Sumpu.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat keislaman masyarakat semakin tumbuh dan Majelis Taklim terus menjadi wadah pembinaan rohani yang hidup di tengah masyarakat. (FDM)