Riau (Inmas) - Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI memiliki salah satu program Melangitkan Doa untuk Kesehatan dan Keselamatan Bangsa dari Wabah. Kegiatan yang dilaksanakan setiap kamis malam jumat tersebut telah memasuki episode ke - 20 pada Kamis (25/11/21).
Episode bertepatan di peringatan hari guru nasional ini menjadi momentum Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau sebagai pengisi kegiatan. Menghadirkan Dr. H. Zulfadli, Lc, MA sebagai penceramah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Dr. H. Mahyudin, MA sampaikan sambutan dan apresiaai yang cukup tinggi dengan program yang diselenggarakan oleh Itjen tersebut.
"Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada Bapak Inspektur Jenderal Kementerian Agama atas kepercayaannya kami sebagai petugas pelaksana melangitkan doa pada malam ini. Kami sangat terkesan dari undangan yang disampaikan, alhamdulillah cukup ramai yang hadir. Mudah - mudahan kita berdoa apa yang kita laksanakan malam ini di dengar oleh Allah SWT sehingga doa kita di kabulkan Nya"
Tampak hadir mengikuti kegiatan rutin malam jumat ini inspektur Wilayah I, II, III dan IV serta Inspektur investigasi, Sekretaris Inspektorat Jenderal beserta jajaran, Kepala Bidang, Pembimas, Kasi, Kasubbag, sub Koordinator, Fungsional dan ASN Kanwil Kemenag Riau, Kepala Kantor Kemenag Kab. Kota dan jajaran, Kepala KUA, Penyuluh Agama baik agama Islam mau pun non Islam PNS dan Non, Penghulu serta tokoh lintas Agama Prov. Riau.
Sementara itu
Sekretaris Jenderal M. Ali Irfan mengatakan bahwa dasar moderasi beragama sudah
ada sejak Nabi Muhammad SAW masih kecil.
“Pada dasarnya Nabi Muhammad SAW telah meletakkan moderasi beragama sejak dini , ini menjadikan bagian bahwa bagaimana kita sebagai bangsa yang beraneka ragam agama dan adat istiadat mampu meletakkan pondasi – pondasi untuk bagaimana menciptakan Indoensia itu benar – benar sebagai Negara NKRI yang dilandasi dengan nilai-nilai akhlak.”
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama yang dipandu oleh masing - masing agama, Kristen, Katolik, Hindu, Budha =, Konghucu dan Ismam