0 menit baca 0 %

Etiket Sosial dalam Interaksi: Membangun Komunikasi yang Efektif di DWP Kemenag

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )--Pengurus Dharma wanita Persatuan ( DWP ) Kemenag Kampar Hadiri Semarak HAB ke 79 DWP Kemenag Provinsi Riau, kamis, 2 /1/2025 yang dilaksanakan di Aula Kanwil Kemenag Prov. Rau.Adapun pengurus / Anggota  yang hadir pada kegiatan tersebut adalah Khaironi ( Sekretaris ) Yona, Yenti...

Kampar ( Kemenag )--Pengurus Dharma wanita Persatuan ( DWP ) Kemenag Kampar Hadiri Semarak HAB ke 79 DWP Kemenag Provinsi Riau, kamis, 2 /1/2025 yang dilaksanakan di Aula Kanwil Kemenag Prov. Rau.

Adapun pengurus / Anggota  yang hadir pada kegiatan tersebut adalah Khaironi ( Sekretaris ) Yona, Yenti Asmar, Aida Amurlis, Isra Yanti, Lisnawati, Srifinora, Marlina, Dian Anggraini, dan Eka Yulia. Sementara  Ibu Ketua DWP Kemenag Kampar Ny. Fitri Neli tidak bisa hadir dikarenakan sakit

Kegiatan   semarak Hari Amal Bhakti ke 79 Kemenag Riau di buka kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi. Dalam arahannya beliau  memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap DWP Kemenag Riau yang telah menyelenggarakan acara ini.

"Saya memberikan pesan kepada semua ibu-ibu DWP Kemenag Riau, setiap ada kegiatan acara harus bermakna, ada edukasi. Jadi tidak hanya sekadar kumpul karena ini memang sesuai amanah Kementerian Agama," ujar Muliardi.

Setelah acara dibuka oleh Ka. Kanwil kemudian peserta mengikuti Seminar Etiket Sosial DWP yang disampaikan Khairani Hasyim

Khairani dalam  materi menyampaikan  tentang etiket sosial dalam konteks Dharma Wanita Persatuan (DWP)

Etiket sosial adalah aturan dan norma yang mengatur perilaku individu dalam situasi sosial. Ini mencakup cara berkomunikasi, berpakaian, bersikap, dan berinteraksi dengan orang lain. Dalam konteks DWP, etiket sosial mencerminkan nilai-nilai yang dipegang oleh organisasi dalam membangun hubungan yang harmonis antar anggota dan dengan masyarakat.

Sebagai organisasi yang terdiri dari para istri pegawai negeri, DWP memiliki peran penting dalam memberdayakan anggotanya serta berkontribusi pada masyarakat. Etiket sosial menjadi landasan bagi anggota untuk berperilaku sopan dan menghormati satu sama lain, sehingga menciptakan lingkungan yang positif dan saling mendukung.

Dalam konteks DWP, etiket sosial mencakup nilai-nilai seperti: Kesopanan,  Menghargai orang lain dalam setiap tindakan dan ucapan. empati Memahami perasaan dan perspektif orang lain. Kerjasama  Bekerja sama dengan anggota lain untuk mencapai tujuan bersama. Tanggung jawab sosial: Menyadari peran dan dampak masing-masing individu dalam masyarakat.

Anggota DWP diharapkan untuk mengimplementasikan etiket sosial dalam berbagai aspek, seperti: Komunikasi: Berkomunikasi dengan sopan dan menghargai pendapat orang lain, Pakaian: Berpakaian sesuai dengan norma dan situasi acara yang dihadiri.Interaksi: Menunjukkan sikap saling menghormati dan mendukung di antara anggota ungkap Khairani ( Fatmi/ Cicy/Ags)