0 menit baca 0 %

Evaluasi Kinerja Semester I Kemenag Inhu-Kuansing Diikuti Langsung Kasubbag Tata Usaha

Ringkasan: Indragiri Hulu (kemenag) pada Kamis, 31 Juli 2025 Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Ehirdamri, membuka secara resmi kegiatan evaluasi capaian kinerja semester I untuk satuan kerja Kemenag Kabupaten Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi.

Indragiri Hulu (kemenag) – pada Kamis, 31 Juli 2025 Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Ehirdamri, membuka secara resmi kegiatan evaluasi capaian kinerja semester I untuk satuan kerja Kemenag Kabupaten Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi. Acara digelar di MAN 1 Indragiri Hulu dan dihadiri perencana serta Kepala Tata Usaha Kankemenag kabupaten dan Madrasah Aliyah Negeri maupun Madrasah Tsanawiyah Negeri dari tiga wilayah tersebut. Tujuan evaluasi adalah untuk melakukan review atas pelaporan capaian kinerja instansi dari triwulan I hingga triwulan II, terutama karena ditemukan ketidaksamaan indikator perjanjian kinerja antara Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Kemenag kabupaten, dan madrasah.

Evaluasi dilakukan dengan mempertemukan seluruh pemangku kepentingan—perencana dan staf tata usaha dari Kankemenag serta madrasah negeri—dalam forum koordinasi intensif. Forum ini memfasilitasi penyelarasan indikator dan kesamaan pemahaman terhadap target capaian kinerja, membahas kesenjangan pelaporan triwulan serta mengidentifikasi penyebab ketidaksesuaian data antara satuan kerja dan level Provinsi. Ehirdamri memimpin dialog untuk memastikan bahwa setiap satuan kerja memahami instrumen monitoring dan pelaporan yang berlaku, serta melakukan konsolidasi data sebelum pelaporan akhir semester.

Dalam sambutannya, Ehirdamri menyatakan bahwa kegiatan evaluasi ini penting untuk mengawal akuntabilitas dan mutu layanan publik di lingkungan Kemenag. Ia menekankan bahwa “sementara capaian sebagian besar sudah baik, namun penemuan indikator berbeda menunjukkan perlunya penguatan sistem pelaporan sehingga target kinerja provinsi, kabupaten, dan madrasah selaras.”

Para peserta menyambut proses evaluasi dengan antusias. Kepala Tata Usaha madrasah dari Indragiri Hilir menyampaikan bahwa selama ini ada kebingungan dalam pemahaman indikator, sementara peserta dari Kuansing mengusulkan pelatihan singkat untuk harmonisasi indikator dan format pelaporan. Melalui dialog terbuka ini, Kemenag Inhu menegaskan komitmennya membangun sinergi satu sistem pelaporan terpadu.

Langkah selanjutnya, tim evaluasi akan menyusun rekomendasi tertulis berisi penyelarasan indikator, timeline perbaikan data, dan pelatihan teknis bagi staf tata usaha dan perencana. Rekomendasi ini akan disampaikan ke Kanwil Kemenag Provinsi Riau sebagai tindak lanjut dan dasar penyusunan laporan capaian semester II 2025.

Evaluasi seperti ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang Kemenag Kabupaten Indragiri Hulu dalam memperbaiki tata kelola birokrasi, meningkatkan transparansi, dan menjamin keakuratan data kinerja yang menjadi dasar pengambilan kebijakan. Diharapkan hasil evaluasi ini tak hanya memperkuat koordinasi internal Kemenag, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam pelayanan keagamaan kepada masyarakat di ketiga kabupaten ke depan.

(Reski)