Rokan Hilir (Kemenag) - Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian puncak prosesi ibadah haji Tahun 1446 H / 2025 M di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), seluruh jemaah Kloter BTH - 15 asal Kabupaten Rokan Hilir telah bersiap memasuki fase akhir ibadah dan mulai bertolak dari Makkah menuju Madinah pada, Rabu (18/06/2025) pukul 14.00 WAS.Â
"Pagi hari ini mulai dari jam 7 tadi jemaah haji sudah berangsur-angsur menurunkan kopernya dari kamar masing-masing menuju ke lobi hotel. Insya Allah seluruhnya turun, baik koper yang besar maupun koper yang kecil," ujar H. Ahmad Asyura, Pembimbing Ibadah Kloter BTH-15 dalam laporannya kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir.Â
Lebih lanjut, Asyura menyampaikan setelah menurunkan koper, jamaah diarahkan untuk beristirahat di kamar masing-masing sambil menunggu bus jemputan datang. Selanjutnya, ketika bus sampai seluruh koper terlebih dahulu dimasukkan ke dalam bus sesuai dengan jumlah rombongan, disusul dengan masuknya jamaah secara bertahap per rombongan ke dalam busÂ
Satu bus berjumlah maksimal 41 orang dan setiap jemaah harus masuk ke dalam busnya masing-masing tidak diperkenankan untuk tukar-tukar bus, karena paspor jemaah berada di busnya masing-masing. Kemudian para jamaah dipanggil satu per satu, apabila sesuai jumlah jamaah dengan paspornya dan dianggap lengkap maka siap untuk diberangkatkan.Â
"Pemberangkatan jamaah dilakukan secara bersama-sama sampai 11 bus penuh, baru berangkat seluruhnya. Jadi, jamaah haji melaksakan sholat zuhur jama' qasar, makan siang dan setelah itu menunggu panggilan di mushola hotel. Kalaupun ada di kamar, ya diwanti-wanti supaya jangan ketiduran, untuk mengantisipasi agar tidak ada jamaah yang tertinggal," ujarnya.Â
Asyura menambahkan, setelah semua jamaah masuk ke dalam bus masing-masing, selanjutnya mereka diberangkatkan menuju Kota Madinah Al-Munawarah untuk melaksanakan sejumlah ibadah di Madinah, salah satunya menunaikan ibadah di Masjid Nabawi.Â
"Mohon doa dari kawan-kawan yang berada di tanah air. Mudah-mudahan di Madinah nanti kami tidak ada masalah dan bisa beribadah secara maksimal," tandasnya. (Humas)Â