0 menit baca 0 %

Fitri Dewi Muspika Gencarkan Pembinaan Buta Aksara Al-Qur’an Siswa/i di MTs PP Darunnajah Sungai Alah.

Ringkasan: Kuamsing (Kemenag) Penyuluh Agama Islam (PAI) Fitri Dewi Muspika terus menunjukkan dedikasinya dalam membina generasi Qur ani. Pada kegiatan yang dilaksanakan di MTs Pondok Pesantren Darunnajah, Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, jm 07.30-08.10 wib.

Kuamsing (Kemenag) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Fitri Dewi Muspika terus menunjukkan dedikasinya dalam membina generasi Qur’ani. Pada kegiatan yang dilaksanakan di MTs Pondok Pesantren Darunnajah, Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, jm 07.30-08.10 wib. Fitri membina langsung anak-anak yang masih buta aksara Al-Qur’an dengan menggunakan metode Iqra’.

Dari delapan siswa dan siswi yang mengikuti bimbingan tersebut, dua di antaranya masih benar-benar belum mampu membaca huruf hijaiyah. Melihat kondisi tersebut, Fitri mengambil alih secara langsung proses pembinaan untuk memastikan mereka mendapat perhatian dan bimbingan yang lebih intensif.

“Sungguh miris, anak-anak kita yang sudah beranjak remaja ternyata masih buta aksara Al-Qur’an. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk terus membina dan mengajarkan mereka,” ungkap Fitri dengan penuh keprihatinan.

Kegiatan ini juga didampingi oleh rekan-rekan sesama Penyuluh Agama Islam, yakni Yessi Gusman, Razi Akmal, dan Del Fajriati. Namun,Yang membimbing bacaan Al-Qur'amn. Tidak semua penyuluh dapat hadir karena adanya pembagian tugas di lokasi berbeda.

Upaya ini menjadi cerminan semangat para penyuluh agama Islam dalam mencerdaskan umat, khususnya dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an di kalangan generasi muda. Diharapkan kegiatan serupa terus berlanjut dan mendapat dukungan dari berbagai pihak demi terwujudnya generasi yang melek huruf dan cinta Al-Qur’an. 31/07/25 (FDM)