Kuansing (Kemenag)- 21 Juli 2025 ,Setelah shalat Magrib pada Senin malam, Fitri Dewi Muspika (Penyuluh Agama Islam) Hulu Kuantan kembali melanjutkan program bimbingan buta aksara Al-Qur'an di Masjid Baitul Amanah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an secara benar di kalangan masyarakat, khususnya para pemula.
Dalam bimbingan tersebut yang hadir 10 orang murid binaan diantaranya yaitu Farhan, ikhlas, adel,dan lainnya.
ย Fitri menggunakan metode pengajaran Al-Qur'an yang berfokus pada ketepatan bacaan serta pemahaman hukum-hukum tajwid. Metode ini dirancang untuk membantu para peserta memahami aturan bacaan Al-Qur'an dengan lebih sistematis dan mendalam.
Namun, Fitri mengungkapkan bahwa masih banyak peserta bimbingan yang belum memahami dengan baik hukum-hukum bacaan Al-Qur'an. "Masih ada sebagian besar murid-murid binaan yang belum paham hukum bacaan, sehingga kurang tepat dalam membaca Al-Qur'an," ujarnya.
Meski demikian, Fitri tetap optimis bahwa dengan bimbingan rutin dan pendekatan yang sabar serta terstruktur, para peserta akan mengalami peningkatan signifikan dalam membaca Al-Qur'an secara benar sesuai kaidah tajwid.
"Kami akan berusaha untuk belajar ustadza, supaya kami fasih membaca Al-Qur'an", ucap Farhan
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para jamaah dan masyarakat sekitar yang berharap bimbingan semacam ini dapat terus berlangsung secara konsisten untuk mencetak generasi yang melek huruf Al-Qur'an dan fasih dalam membaca kitab suci.( FDM )