Kuansing ( inmas ) Fitri Dewi Muspika, S.E (PAI Non PNS Hulu Kuantan) menyampaikan Kultum di Kantor Urusan Agama Kec. Hulu Kuantan. Kegiatan kultum merupakan kegiatan rutin PAI Non PNS setiap minggunya yang juga diikuti oleh Kepala KUA , pegawai, staf, PAI Non PNS Kec. Hulu Kuantan, selasa 02/02/2021, pukul 09:00 Wib sampai selesai.Â
Kultum di sampaikan yaitu "SABAR" Ada 3 jenis jika kita berkaca kepada kisah Nabi Yusuf As :
1. Sabar menahan amarah
Bentuk kesabaran adalah Kesabaran menahan amarah yg ditunjukkan oleh Nabi Yusuf As. Di penghujung kisah Nabi Yusuf As, saat Nabi Yusuf As telah menjadi orang besar dan para saudaranya yang dahulu kini meminta maaf padanya, beliau tidak memarahi ataupun mencaci maki. Justru beliau berkata
Bayangkan, bukan hanya tidak mencela, beliau bahkan mendoakan dan menghibur saudara-saudaranya tersebut. Luar biasa tingkat kesabaran yang beliau tunjukkan.
2. Sabar melawan godaan nafsu
Yang kedua, kita harus sabar melawan godaan hawa nafsu. Ketika Nabi Yusuf As beranjak dewasa, ia sempat digoda oleh seorang wanita (zulaikha) untuk melakukan sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT. Bagaimana sikap beliau? Beliau berlindung kepada Allah dan berlari menjauhi godaan itu. Bukan malah sebaliknya menggoda.Â
3. Sabar menghadapi cobaan
Cobaan pada kisah nabi yusuf As yaitu saat datang tahun yang sulit dalam mendapatkan bekal makanan, mungkin sangat berat dan memiliki proses yg mungkin tidak mudah, akan tetapi jika kita yakin akan kebesaran Allah semua itu akan terjalani dengan hikmat dan yakin bahwa pasti akan mendapatkan hasil yang baik.Â
Dapat kita simpulkan,Tentu tidak mudah, dan tidak ringan menahan amarah, cobaan, godaan, namun dari cerminan sifat nabi ini mudah2an kita bisa belajar dan mengamlkannya di kehidupan sehari hari. bahwa dengan kesabaran, bisa melewati masa-masa yang sulit. saat dilewati dengan penuh kesabaran, akhirnya membuahkan hasil yang manis, jika kita yakinkan bahwa Allah bersama orang-orang yang sabar. harap Fitri. (FDM)