Indragiri Hulu, (Inmas). Peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam (SAW), atau yang biasa disebut dengan Maulid Nabi diselenggarakan pada bulan Rabiul Awal. Maulid Nabi menjadi momentum bagi umat Islam untuk mensyukuri kelahiran Nabi Muhammad SAW. Memperingati Maulid Nabi memiliki beberapa nilai dan makna, diantaranya, nilai spiritual, dengan mengungkapkan kegembiraan terhadap kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan bentuk cerminan rasa cinta dan penghormatan umat muslim terhadap Nabi pembawa rahmat bagi seluruh alam; nilai moral, dapat dipetik dengan memahami akhlak terpuji maupun meneladani Nabi Muhammad SAW; nilai sosial, dengan memuliakan dan memberikan jamuan makanan para tamu, terutama golongan fakir miskin yang menghadiri kegiatan tersebut serta diberikannya santunan kepada mereka (fakir miskin) sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT,
Setiap Penyuluh Agama Islam Non PNS wajib memiliki minimal dua kelompok binaan dan memberikan bimbingan/penyuluhan secara berkala/kontinyu.
Kamis 14 Oktober 2021, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Rakit Kulim, Fitri Nurmawati, S.Pd.I pimpin pembacaan Surat Yasin, Doa dan Tahlil dalam rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H bersama kelompok binaan Majelis Taklim Jannatummuslimah dan Majelis Taklim Janatul Jannah, Desa Suka Mulya, Kecamatan Rakit Kulim.
Semoga dengan peringatan Maulid Nabi yang kita laksanakan menjadikan kita untuk meneladani Nabi Muhammad SAW sekaligus peningkatan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT, ujar Fitri Nurmawati.(tulang)
FITRI NURMAWATI, S.Pd.I (PAI NON PNS) BERSAMA KELOMPOK BINAAN GELAR MAULID NABI MUHAMMAD SAW
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam (SAW), atau yang biasa disebut dengan Maulid Nabi diselenggarakan pada bulan Rabiul Awal. Maulid Nabi menjadi momentum bagi umat Islam untuk mensyukuri kelahiran Nabi Muhammad SAW.