0 menit baca 0 %

FITRI NURMAWATI, S.Pd.I (PAI NON PNS KEC RAKIT KULIM) PIMPIN PEMBACAAN MAULID AL-BARZANJI

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Jum at 15 Oktober 2021, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Rakit Kulim, Fitri Nurmawati, S.Pd.I pimpin sholawat Al-Barzanji bersama kelompok binaan Majelis Taklim Dusun Suka Damai, Desa Bukit Indah dalam rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, pelaksanaan di Masji...

Indragiri Hulu, (Inmas). Jum’at 15 Oktober 2021, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Rakit Kulim, Fitri Nurmawati, S.Pd.I pimpin sholawat Al-Barzanji bersama kelompok binaan Majelis Taklim Dusun Suka Damai, Desa Bukit Indah dalam rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, pelaksanaan di Masjid Al-Muslim. Semoga dengan peringatan Maulid Nabi yang kita laksanakan menjadikan kita untuk meneladani Nabi Muhammad SAW sekaligus peningkatan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT, ujar Fitri Nurmawati menutup kegiatan pengajian bersama kelompok binaannya.
Diawali dengan pembacaan shalawat dilanjutkan dengan pembacaan kitab maulid Al-Barzanji dari mulai Aljannatu sampai Wakaana kemudian dilanjutkan dengan doa penutup. Pada pertengahan pembacaan maulid al-Barzanji tersebut, ada saat kita diwajibkan untuk berdiri yang biasa disebut dengan Mahallul Qiyam. Dalam Mahallul Qiyam ini pembacaan sholawat-sholawat kepada Nabi dikumandangkan dengan khusyuk dan penuh khidmah. Setelah Mahallul Qiyam dilanjutkan dengan membaca Wabaroza Shallallahu. Doa penutup biasanya dibacakan oleh anggota Maulid Barzanji yang berumur paling tua. Setelah itu biasanya tuan rumah (shohibul bait) akan mengeluarkan aneka macam makanan untuk disuguhkan. Ini menunjukkan bahwa acara pembacaan kitab maulid Al-Barzanji telah usai, ujar Fitri Nurmawati kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu.
Pembacaan kitab Maulid Al-Barzanji yang biasa disebut dengan istilah “Marhabanan” atau “Barzanjinan” merupakan tradisi yang sangat lekat dengan kehidupan warga NU (Nahdlatul Ulama’) diberbagai penjuru negeri.
Tradisi ini merupakan tradisi yang baik, karena dengan dilaksanakannya acara Barzanjinan ini, akan semakin menumbuhkan rasa cinta atau Mahabbah kita kepada Junjungan Nabi Agung Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Barzanjinan dapat menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi karena didalamnya terdapat banyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW dan rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Barzanji juga memberikan pelajaran akan pentingnya berbagi, yaitu dengan memberikan makanan untuk menjamu para tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut. Selain itu, tali silaturrahim dan ukhuwah islamiah diantara umat Islam dapat senantiasa terjaga dengan baik, tambah Fitri.(tulang)