Indragiri Hulu, (Inmas). Penyuluh Agama Islam Non PNS adalah seorang yang diberi tugas, tanggungjawab dan wewenang oleh pemerintah untuk melaksanakan bimbingan keagamaan, penyuluhan pembangunan melalui bahasa agama kepada kelompok sasaran sesuai kebijakan yang ditetapkan oleh Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama.
Penyuluh Agama Islam Non PNS merupakan mitra Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama yang melaksanakan tugas bimbingan dan penyuluhan untuk mewujudkan masyarakat Islam yang taat beragama dan sejahtera lahir batin.
Setiap Penyuluh Agama Islam Non PNS wajib memiliki kelompok binaan minimal 2 (dua) kelompok, dan melakukan bimbingan/penyuluhan secara berkala/kontinyu.
Selasa 4 Januari 2022, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Rakit Kulim
atas nama Fitri Nurmawati, S.Pd.I pimpin pengajian bersama kelompok binaan Majelis Taklim Jannatummuslimah terhadap pembacaan Sholawat Al-Barzanji, Doa, dan Tahlil.
Diawali dengan pembacaan shalawat dilanjutkan dengan pembacaan kitab maulid Al-Barzanji dari mulai Aljannatu sampai Wakaana kemudian dilanjutkan dengan doa penutup. Pada pertengahan pembacaan maulid al-Barzanji tersebut, ada saat kita diwajibkan untuk berdiri yang biasa disebut dengan Mahallul Qiyam. Dalam Mahallul Qiyam ini pembacaan sholawat kepada Nabi dikumandangkan dengan khusyuk dan penuh khidmah. Setelah Mahallul Qiyam dilanjutkan dengan membaca Wabaroza Shallallahu. Doa penutup biasanya dibacakan oleh anggota Maulid Barzanji yang berumur paling tua. Setelah itu biasanya tuan rumah (shohibul bait) akan mengeluarkan aneka macam makanan untuk disuguhkan. Ini menunjukkan bahwa acara pembacaan kitab maulid Al-Barzanji telah usai.
Pembacaan kitab Maulid Al-Barzanji yang biasa disebut dengan istilah “Marhabanan” atau “Barzanjinan” merupakan tradisi yang sangat lekat dengan kehidupan warga NU (Nahdlatul Ulama’) diberbagai penjuru negeri.
Tradisi ini merupakan tradisi yang baik, karena dengan dilaksanakannya acara Barzanjinan ini, akan semakin menumbuhkan rasa cinta atau Mahabbah kita kepada Junjungan Nabi Agung Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Barzanjinan dapat menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi karena didalamnya terdapat banyak sholawat kepada Nabi MuhammadSAW dan rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Barzanji juga memberikan pelajaran akan pentingnya berbagi, yaitu dengan memberikan makanan untuk menjamu para tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut. Selain itu, tali silaturrahim dan ukhuwah islamiah diantara umat Islam dapat senantiasa terjaga dengan baik, ujar Fitri Nurmawati.(tulang)
FITRI NURMAWATI, S.Pd.I (PAI NON PNS) PIMPIN MAULID AL-BARZANJI
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Penyuluh Agama Islam Non PNS adalah seorang yang diberi tugas, tanggungjawab dan wewenang oleh pemerintah untuk melaksanakan bimbingan keagamaan, penyuluhan pembangunan melalui bahasa agama kepada kelompok sasaran sesuai kebijakan yang ditetapkan oleh Dirjen Bimas Islam Keme...