0 menit baca 0 %

FITRI NURMAWATI SAMPAIKAN “HIASAN DUNIA ADALAH WANITA”

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS merupakan mitra Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia yang melaksanakan tugas bimbingan dan penyuluhan untuk mewujudkan masyarakat Islam yang taat beragama dan sejahtera lahir dan batin.PAI Non...

Indragiri Hulu, (Inmas). Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS merupakan mitra Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia yang melaksanakan tugas bimbingan dan penyuluhan untuk mewujudkan masyarakat Islam yang taat beragama dan sejahtera lahir dan batin.
PAI Non PNS adalah Penyuluh Agama Islam Honorer yang diangkat dengan surat Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab/Kota.
PAI Non PNS adalah seseorang yang diberi tugas, tanggungjawab, wewenang dan hak untuk kegiatan bimbingan dan penyuluhan di bidang keagamaan Islam dan pembangunan melalui bahasa agama. Sasaran Penyuluhan Agama Islam adalah masyarakat muslim Indonesia, baik di pedesaan maupun perkotaan. Kelompok binaan adalah sekelompok orang atau beberapa anggota masyarakat yang dikelompokkan oleh penyuluh agama untuk menjadi sasaran bimbingan dan penyuluhan agama menjadi sasaran bimbingan dan penyuluhan agama secara kontinyu dan terencana. Setiap penyuluh agama non PNS wajib memiliki kelompok binaan minimal 2 kelompok, dan melakukan bimbingan/penyuluhan minimal 2 kali dalam sepekan.
Selasa 9 Februari 2021, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Rakit Kulim, atas nama Fitri Nurmawati, S.Pd.I melaksanakan penyuluhan pada kelompok binaan Majelis Taklim Janatummuslimah, Dusun Sukamulya, Desa Bukit Indah, dengan tema ”Hiasan Dunia Adalah Wanita”.
Sebuah hadis menyebutkan bahwa, “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah istri yang salihah.” (HR Muslim dari Abdullah bin Amr).
Dalam Al-Quran surat An-Nur: 30-31, Allah SWT memberikan gambaran wanita shalihah sebagai wanita yang senantiasa mampu menjaga pandangannya. Ia selalu taat kepada Allah SWT dan Rasul Nya. Make up- nya adalah basuhan air wudhu, lipstiknya adalah dzikir kepada Allah SWT, celak matanya adalah memperbanyak bacaan Al-Quran.
Allah SWT menciptakan wanita beserta dengan keindahannya dari ujung kepala hingga ujung kaki. Keindahan itu tak hanya dapat dinilai dari fisik semata tetapi juga hati dan pemikiran. Sebagai perhiasan, maka hendaklah dijaga dan dirawat, demikian inti dari penyampaian ceramah agama yang disampaikan Fitri Nurmawati.(tulang)