0 menit baca 0 %

FKUB Laksanakan Rakornas Tahun 2020, Ka. Kanwil Kemenag Riau Ikuti Kegiatan secara Virtual

Ringkasan: Riau (Inmas) - Rapat Kerja Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tahun 2020 digelar secara online yang dipusatkan dari Aston Kartika Hotel Jakarta. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, MA melalui Online didampingi Kasubbag Ortala dan KUB H.

Riau (Inmas) - Rapat Kerja Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tahun 2020 digelar secara online yang dipusatkan dari Aston Kartika Hotel Jakarta. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, MA melalui Online didampingi Kasubbag Ortala dan KUB H. Janheri, serta Staf, Selasa (3/110) turut hadir mengikuti Rakornas FKUB Tahun 2020 tersebut. 

Kegiatan yang ditaja oleh Pusat Kerukunan Umat Beragama Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI tersebut diikuti oleh 637 peserta dengan rincian 59 Orang mengikuti kegiatan secara offline yakni Ketua FKUB Provinsi di Seluruh Indonesia, Pimpinan Organisai Keagamaan tingkat pusat, perwakilan Kementerian terkait. Sedangkan 578 peserta mengikutinya secara daring (online) dari tempat masing masing.

Rakornas ini dibuka langsung oleh Presiden RI  Ir. Joko Widodo dan dihadir oleh Wakil Presdiden RI KH. Maaruf Amin, Menteri Agama Jend (Purn). TNI Fachrul Razi, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia  Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dan Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota se Indonesia, Serta Ketua FKUB Provinsi dan Ketua FKUB Kab/Kota se Indonesia secara Online.

Dalam sambutannya Presiden RI mengatakan bahwa FKUB adalah miniature kebhinekaan Indonesia, FKUB hendaknya menjadi tenda bangsa yang mengayomi semua umat beragama dari beragam kelompok. Kerukunan Umat Beragama tidak muncul tiba tiba, kerukunan muncul dari kesadaran bersama bahwa perpecahan dan egoisme golongan akan membawa kehancuran, kerukunan umat beragama hasil dari ikhtiar bersama untuk hidup saling menghormati dan tidak memberi ruang untuk munculnya benih benih kehancuran.

Terakhir Presiden berharap pertemuan ini akan menghasilkan rumusan visioner dan Program rencana strategis untuk meneguhkan nilai – nilai moderasi dan toleransi beragama. Forum ini bisa menjadi ajang dialog atas berbagai permasalahan yang masih mengganjal dan menemukan jalan keluar yang konstruktif bagi kerukunan antar umat beragama di Indonesia.

Sementara itu Menteri Agama dalam Sambutannya mengatakan bahwa Penguatan Moderasi Beragama masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024 sebagaimana tertuang dalam Perpres Nomor 18 tahun 2020. Sehubungan itu, Kementerian Agama telah merancang sejumlah program implementasinya, salah satunya adalah penguatan peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Diakhir sambutannya Menag berharap, Rakornas ini dapat menghasilkan konsep-konsep jitu dan bijak untuk lebih memberdayakan dan menghasilgunakan peran FKUB, dalam konteks membumikan moderasi beragama di tengah masyarakat, FKUB agar terus mengajak umat beragama untuk berpegang teguh pada esensi ajaran semua agama, yang selalu mengajak pada kehidupan yang damai, toleran, adil, dan saling menghormati perbedaan. (ana/imus/ifat/anto)