0 menit baca 0 %

Fokus Pencegahan Pernikahan Anak, KUA Kecamatan Bathin Solapan Sukses Gelar BRUS di SMA Negeri 6 Mandau

Ringkasan: Bathin Solapan (Kemenag) KUA Kecamatan Bathin Solapan perdana menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang kali ini menyasar siswa-siswi SMAN 6 Mandau. Kegiatan berlangsung pada Selasa (26/08/2025) di aula SMA Negeri 6 Mandau dengan fokus utama memberikan pemahaman keagamaan dan mene...

Bathin Solapan (Kemenag) – KUA Kecamatan Bathin Solapan perdana menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang kali ini menyasar siswa-siswi SMAN 6 Mandau. Kegiatan berlangsung pada Selasa (26/08/2025) di aula SMA Negeri 6 Mandau dengan fokus utama memberikan pemahaman keagamaan dan menekan angka pernikahan anak di kalangan remaja.

Kepala KUA Kecamatan Bathin Solapan, H. Surianto, S.HI dalam sambutannya menjelaskan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah merupakan Program Dirjen Bimas Islam Kemenag RI yang harus dilaksanakan oleh seluruh Kantor Urusan Agama Kecamatan di Indonesia. Kegiatan BRUS dianggarkan melalui DIPA Kantor Kementerian Agama Kabupaten / Kota.

“Kegiatan ini dilaksanakan merupakan tindak lanjut instruksi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis dimana setiap Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Se Kabupaten untuk segera melaksanakan kegiatan tersebut,” ujar Beliau.

H. Surianto juga menekankan pentingnya pembinaan remaja sejak dini sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman yang serba cepat dan dinamis. Ia juga mengapresiasi pihak sekolah yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini.

Lanjut menjelaskan bahwa Tujuan dari kegiatan BRUS adalah untuk memberikan pengetahuan kepada remaja agar tidak menikah di usia dini. Menikah terlalu muda bisa membuat seseorang belum siap membina rumah tangga, sehingga mudah bertengkar karena belum bisa mengendalikan emosi dan ego. Kegiatan ini juga memberikan informasi tentang kesehatan ibu dan anak, supaya kelak bisa mencegah anak mengalami stunting atau tumbuh kerdil. ujar beliau.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi khusus kelas XII sebanyak 123 siswa sebagai bentuk upaya edukasi dan pembinaan karakter generasi muda. BRUS bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para remaja mengenai pentingnya menjaga akhlak, memahami nilai-nilai keagamaan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan, khususnya dalam hal pergaulan, pendidikan, dan kesiapan membina rumah tangga kelak.

Dalam kesempatan yang sama, Khairul Amri, Penyuluh Agama Islam KUA Bathin Solapan sekaligus koordinator kegiatan, menegaskan bahwa BRUS merupakan program Kementerian Agama untuk membekali generasi muda dengan nilai-nilai keislaman yang kuat. “Remaja harus mampu membentengi diri dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, salah satunya dengan memperbanyak interaksi dengannya,” pesannya di hadapan para peserta.

Kegiatan ini disambut baik oleh pihak sekolah. Deselfiyenti, S.Pd, selaku Kepala Sekolah SMAN 6 Mandau. Dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada KUA Kecamatan Bathin Solapan atas pelaksanaan kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini karena jam pelajaran agama di sekolah cukup terbatas. Kegiatan seperti ini sangat membantu siswa memahami agama secara lebih menyeluruh. Kami berharap kegiatan ini dapat dirutinkan,” ujarnya sekaligus membuka acara.

Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi yang dipandu moderator Rahmat, S.Pd.I, di mana para peserta mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru terkait tantangan yang dihadapi remaja, terutama mengenai bahaya pernikahan anak. Sebagai penutup, para peserta mendeklarasikan kesiapan menjadi remaja Islami serta komitmen untuk menolak pernikahan usia anak.