Kampar (Kemenag) – Forum Induk Kerja Kepala Madrasah (IKKM) Kab.Kampar Terima Kunjungan Forum Pendidikkan Madrasah Inklusi (FPMI) Provinsi Riau. Bertempat di Aula Lantai II Kantor Kemenag Kampar pada Kamis (21/08/2025), silaturahmi ini menjadi tempat untuk berbagi informasi terkait keadaan inklusi di madrasah. Hadir Ketua Forum Pendidikan Madrasah Inklusi Provinsi Riau, Hj.Asmarwati, Sekretaris Noor Azmir, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H.Masnur, Ketua Forum IKKM Arjuniwati dan Kepala IKKM se Kab.Kampar.
“Sesuai dengan PMA Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi pada Madrasah, bahwa madrasah diwajibkan menyelenggarakan pendidikan inklusi bagi peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK). Ini artinya kita madrasah memberikan kesempatan yang sama pada semua peserta didik,” ujar Masnur sebelum membuka acara.
Selanjutnya Hj.Asmarwati memberikan informasi terkait
pendidikan inklusi di madrasah, salah satunya dengan membentuk penguatan.
Perbedaan mendasar dari inklusi ini adalah anak didik yang berpadu dengan regular.
“Inklusi membutuhkan kebutuhan khusus dan penanganan
khusus. Mari kita utamakan dahulu bagaimana cara untuk mendampingi anak-anak
inklusi,” tegas Asmarwati.
Yang bisa dilakukan oleh pihak madrasah
pertama-tama ialah:
- Mengidentifikasi ketika PPDB
- Melakukan kolaborasi dengan psikolog
- Laksanakan MoU dengan pihak-pihak terkait
“Ada istilahnya Slow Learner, yaitu anak-anak yang
memiliki keterlambatan dalam proses berpikir. Seperti lambat menulis, lambat
membaca, asik dengan dunianya sendiri. Itu merupakan ciri-ciri inklusi,” tambahnya.
Peserta didik inklusi juga memiliki standar
pengisian rapor yang berbeda. Semoga nanti setelah terbentuk forum setingkat
Kabupaten Kampar untuk pembahasan lebih dalam tentang pendidikan inklusi di
madrasah, bisa dilaksanakan pelatihan, MGMP, kerjasama dengan SLB (Sekolah Luar
Biaisa), dan sejenisnya.
Inklusi tidak selalu muncul dikarenakan bawaan
lahir. Namun bisa juga karena factor luar saat anak bertumbuh, seperti
penggunaan gadget yang tidak sesuai usianya, dan penyebab social keluarga
seperti brokenhome dan lain-lain.
(Cicy)