Kampar (Kemenag)- Sabtu, 02 November 2024 Pondok Pesantren At Taufiq Petapahan mendapatkan tamu istimewa yaitu dari Forum Puspa (Partisipasi publik untuk kesejahteraan perempuan dan anak) Madani Kabupaten Kampar dihadiri oleh Adi Jondri Putra selaku Sekretaris dan Tim.
Dalam kunjungannya, Puspa Madani Kampar melaksanakan Sosialisasi Anti Bulying dan Kesejahteraan Perempuan dihadapan Santriwan dan Santriwati PP. At Taufiq Petapahan.
Pimpinan Pesantren, Muhammad Syamlawi, dalam sambutannya menyampaikan, Islam sangat melarang perbuatan bulying sebagaimana dijelaskan dalam Al Quran Surat Al Hujurat ayat 11 "Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok), dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain, (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barang siapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim."
Dalam hal kesejahteraan Perempuan, Islam sangat memuliakan kaum perempuan, bertolak belakang dengan apa yang terjadi pada masa Jahiliah. Pada masa itu, mereka membunuh anak perempuan secara hidup-hidup sebagaimana firman Allah dalam surat An Nahal 58-59 "Padahal apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, wajahnya menjadi hitam (merah padam), dan dia sangat marah. "Dia bersembunyi dari orang banyak, disebabkan kabar buruk yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan (menanggung) kehinaan atau akan membenamkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ingatlah alangkah buruknya (putusan) yang mereka tetapkan itu."
Pimpinan Pesantren mengharapkan agar santri mengikuti kegiatan ini dengan perhatian karena sangat bermanfaat ditambah lagi didalam tim ini ada ahli Agama dan ada juga bidan yang mengerti tentang seluk-beluk permasalahan perempuan.
Disela-sela kegiatan, Ustaz Muhammad Syamlawi juga menyampaikan rasa bangga kepada Santriwati Jihan Dillah Arkinanti yang telah berhasil meraih Juara 2 pada KSM tingkat Propinsi Riau bidang Matematika. Umi Hj. Elmi, salah satu Tim Puspa Madani didapuk untuk menyerahkan piagam penghargaan.
Kegiatan ini berjalan dengan penuh semangat dari Santri At Taufiq. Banyak santri yang bertanya kepada Tim Puspa Madani melalui kertas tanpa menyebutkan identitas tentang berbagai hal, ada yang berkaitan dengan agama, kesehatan reproduksi, bahkan ada yang bertanya tentang prilaku penyimpangan seksual.
Acara diakhiri dengan deklarasi anti bulying di Pesantren At Taufiq. (Alfian/Fatmi)
Forum PUSPA Sosialisasikan Anti Bulying dan Kesejahteraan Perempuan di Pondok Pesantren At Taufiq
Ringkasan:
Kampar (Kemenag)- Sabtu, 02 November 2024 Pondok Pesantren At Taufiq Petapahan mendapatkan tamu istimewa yaitu dari Forum Puspa (Partisipasi publik untuk kesejahteraan perempuan dan anak) Madani Kabupaten Kampar dihadiri oleh Adi Jondri Putra selaku Sekretaris dan Tim.Dalam kunjungannya, Puspa Mad...