0 menit baca 0 %

FRAKSI Sosialisasi Pencegahan Bullying di MAN 1 Kuansing

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - FRAKSI (Forum Anak Kuantan Singingi) mengadakan kegiatan sosialisasi pencegahan bullying di MAN 1 Kuantan Singingi pada hari Kamis tanggal 25 Juli 2024 bertempat di gedung serbaguna H. M. Thaib Usman.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang...

Kuansing (Kemenag) - FRAKSI (Forum Anak Kuantan Singingi) mengadakan kegiatan sosialisasi pencegahan bullying di MAN 1 Kuantan Singingi pada hari Kamis tanggal 25 Juli 2024 bertempat di gedung serbaguna H. M. Thaib Usman.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang bullying, serta untuk mencegah terjadinya bullying di sekolah.

Sosialisasi ini dilakukan dengan berbagai cara, seperti ceramah, diskusi dan permainan Dalam ceramah, narasumber yang disampaikan langsung oleh ketua FRAKSI yaitu Chelsea Oliviana B, menjelaskan tentang apa itu bullying, jenis-jenis bullying, dan dampak bullying terhadap korban, pelaku, dan saksi. Dalam diskusi, siswa diajak untuk berbagi pengalaman tentang bullying dan untuk mencari solusi bersama untuk mencegah terjadinya bullying. Dalam permainan, siswa diajak untuk bermain peran-peran yang berkaitan dengan bullying, sehingga mereka dapat lebih memahami bagaimana rasanya menjadi korban, pelaku, atau saksi bullying.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari siswa – siswi kelas X MAN 1 Kuantan Singingi. Para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan mereka merasa mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan ini.

Perwakilan dari madrasah yang dikunjungi diwakili oleh guru BK yaitu Adhyani dan Lasri Atika juga menyambut baik kegiatan ini. " semoga kegiatan ini dapat membantu untuk mencegah terjadinya bullying di MAN 1 Kuantan Singingi," ujarnya.

Forum anak merupakan wadah partisipasi anak terkait perlindungan anak dan dalam pembangunan. Sosialisasi pencegahan bullying dalam rangka antisipasi pembullyan di Madrasah dengan kepengurusannya. Ketua Chelsea Oliviana B, sekretaris Naura Salwa Wandri, Duta anak M. Harjabil Wildan, Naurah iIvani anggota forum anak Dwiva Aurelia.

Materi yang disampaikan pada sosialisasi tersebut antara lain fase anak-anak yaitu 5-12 tahun. Forum anak juga berfungsi untuk menjembatani komunikasi dan interaksi antara pemerintah dengan anak-anak di seluruh Indonesia dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak. Forum anak dapat juga diartikan sebagai pertemuan anak-anak dari berbagai kelompok untuk membicarakan sesuatu hal. Wadah partisipasi anak adalah 2P (Pelopor dan pelapor). 

Adapun bentuk bullying kata Chelsea " pertama bullying fisik, yaitu kekerasan fisik atau ancaman menyebabkan rasa sakit atau cedera pada korban, kedua bullying verbal, yaitu ucapan yang merendahkan dan mengancam korban secara langsung, ketiga cyberbullying, yaitu perundungan yang di lakukan di media sosial," ungkapnya 

Lebih lanjut beliau menjelaskan" adapun dampak bullying pertama, kehilangan kepercayaan diri, kedua depresi dan kecemasan, ketiga pengaruh negatif dan produktifitas belajar berkurang," tambahnya.

Sementara anggota FRAKSI yang lain M. Harjabil Wildan memaparkan " penyebab terjadinya bullying, pertama faktor individu, masalah kepercayaan diri, kurangnya empati dan pengalaman kekerasan. Kedua faktor lingkungan budaya sekolah atau lingkungan yang mendukung perilaku bullying.Ketiga faktor sosial, anak yang mengalami masalah keluarga seperti perceraian. pengabaian, atau kekerasan," tuturnya. ( LZ ) 

" Bullying adalah masalah serius yang dapat berdampak negatif terhadap korban, pelaku, dan saksi. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang bullying dan untuk melakukan upaya pencegahan bullying di madrasah," kata Adyani selaku guru BK yang mengikuti kegiatan tersebut. ( LZ ) 




-