Kampar (Kemenag) – Bertempat di
Ruang Kepala Kantor Kemenag Kampar, Fuadi Ahmad menyambut kedatangan dan
audiensi dari Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak
(PUSPA) Kabupaten Kampar pada Kamis (24/4/2025).
Audiensi antara PUSPA dan Kemenag
ini menghasilkan beberapa poin penting. Diantaranya akan mengadakan program
Madrasah Ramah, Aman dan Menyenangkan, mengurangi kasus bullying/perundungan di
madrasah dan pesantren. Selanjutnya Kemenag akan menjadwalkan untuk mengundang Kepala
Madrasah melakukan pertemuan dengan PUSPA perihal program sekolah ramah anak,
ramah lingkungan. Tujuan utamanya tentu saja menciptakan madrasah Ramah, aman
dan menyenangkan.
“Kami sangat mendukung dan setuju
sekali dengan inisiasi yang disampaikan oleh Forum PUSPA. Meskipun kami berada
di wilayah keagamaan, tidak akan menutup kemungkinan hal-hal seperti
perundungan/bullying itu terjadi di satuan Pendidikan Kemenag Kampar,” ujar
Fuadi.
Selain perundunga, PUSPA juga
memberikan perhatian terhadap kasus-kasus pernikahan dibawah umur yang terjadi
pada anak-anak usia sekolah. Hal tersebut jug akan mengarah dan setali kepada
kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan, karena dinilai masih belum cukup dewasa
dalam bertindak untuk berumah tangga.
Forum PUSPA dan Kemenag juga akan
mengadakan program Masjid Ramah Perempuan. Untuk itu PUSPA diminta untuk
membuat kriteria-kriteria dari program masjid ramah perempuan.
“Jika tidak ada halangan, kami
akan mulai susun jadwal follow up terkait permohonan dari PUSPA ini kepada
Kepala Madrasah di Kab.Kampar. Insya Allah, pertengan Mei 2025 akan kami mulai
pergerakannya, setelah selesai pemberangkatan jamaah haji,” tutup Fuadi.
(Cicy/Agus)