Kampar (Kemenag) โ Hari Amal
Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia Ke-79 sudah semakin dekat. Meskipun
pelaksanaan apel HAB di tingkat Provinsi Riau dilaksanakan pada Jumat
bertepatan dengan hari lahir Kementerian Agama itu sendiri yakni 3 Januari 2025,
namun perhelatan serupa di tingkat Kabupaten Kampar juga tak kalah
persiapannya.
Direncanakan digelar pada tanggal
8 Januari 2025, berlokasi di jantung ibukota Kabupaten Kampar yakni Lapangan
Pelajar Bangkinang, Kakan Kemenag Fuadi Ahmad tinjau langsung gladi kotor pertama upacara HAB Kabupaten Kampar. Gladi kotor pertama di lokasi asli ini
berlangsung pada Selasa (31/12/2024) setelah sebelumnya sudah latihan di
halaman Kantor Kemenag Kampar.
โTernyata setelah kita laksanakan
di lokasi asli pelaksanaan Upacara HAB di Lapangan Pelajar kali ini, banyak
ditemui hal-hal secara teknis mendetail yang harus dirampungkan. Terlebih lagi
kita juga akan menjadikan momen ini untuk mendeklarasikan Kampar Negerinya Para
Santri. Dihadapan para petinggi dan pejabat di Kabupaten Kampar baik Forkopimda
Kampar, Ormas-Ormas, bahkan Pj Bupati Kampar akan menjadi saksi tentang
pendeklarasian tersebut,โ ujar Fuadi Bangga.
Muhammad Ali selaku Koordinator
Seksi Upacara HAB Ke-79 Kabupaten Kampar, juga mengutarakan hal serupa. Dalam tinjauan
beliau, mulai dari tata letak dan barisan peserta upacara, hingga tata tertib
upacara menjadi hal yang cermat untuk dibahas satu demi satu prosedurnya.
โKita juga telah berkoordinasi
dengan pihak-pihak terkait seperti Camat Bangkinang Kota, Dinas Lingkungan
Hidup, dan lain-lain agar pelaksanaan upacara HAB nanti bisa berjalan dengan
khidmat dan lancar. Perlu dukungan dan sokongan seluruh pihak, baik dari
petugas upacara, Koordinator Seksi-Seksi Panitia HAB 79, dan masih banyak lagi.
Kita akan perlu melakukan sekali lagi gladi bersih disini,โ ujar Ali.
Sebagai petugas upacara HAB Ke-79
di tingkat Kabupaten Kampar kali ini yang dipercayai yaitu Perwira Upacara
Ahmad Fadhli, Pemimpin Upacara Irwan Taufik, Protokol Fatmi, Pembaca Doa Syamsuatir,
Korsit atau Drumband dari PP Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang, Pasukan Pengibar Bendera dari MAN 1 Kampar, dan Ajudan Yunharadi.
(Cicy/Fatmi/Agus)