Kampar (Kemenag) - Kecamatan Kampar pada Selasa (2/7/2024) menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri untuk 16 pasang Calon Pengantin (Catin) di MDTA Desa Ranah, Kec.Kampar. Dalam sesi kali ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Fuadi Ahmad memberikan materi tentang bagaimana membangun keluarga yang sakinah.
Dengan dipandu oleh Penyuluh KUA Kecamatan Kampar Ihsan, Bimwin Mandiri Pra-Nikah Catin di lingkungan KUA Kecamatan Kampar berlangsung lancar. Fuadi juga didampingi oleh Plh Kepala KUA Kec.Kampar Syahril.
Dalam materi yang disampaikannya, Fuadi juga menyinggung soal bagaimana membangun keluarga yang sakinah. Keluarga Sakinah mengandung makna keluarga yang diliputi rasa damai, tentram, dan merupakan kondisi ideal dalam kehidupan berkeluarga. Dalam pandangan Islam, asas kepada kesejahteraan dan kebahagiaan keluarga di dalam Islam terletak kepada Ketaqwaan terhadap Allah SWT. Sesuai dengan arti dari QS Al-Bayyinah : 8, "Allah ridho kepada mereka dan mereka ridho kepada-Nya, yang demikian itu, bagi orang-orang yang takut kepada-Nya".
"Keluarga yang kukuh akan melahirkan masyarakat yang bersih dan kukuh. Namun sebaliknya apabila keluarga itu rapuh, maka rapuh pula lah keadaan masyarakat suatu negara" jelas Fuadi.
Memiliki keluarga yang kukuh ini memiliki maksud keluarga yang dilandaskan pada Al-Qur'an dan Sunnah. Ia menjadi panduan kepada suami istri sekiranya menghadapi berbagai masalah yang akan timbul dalam kehidupan berumahtangga. Ini juga merupakan salah satu ciri-ciri daripada keluarga sakinah itu sendiri, selain berasaskan kasih sayang, menghormati dan mengasihi kedua orang tua, menjaga hubungan kerabat dan ipar, dan mengetahui peraturan-peraturan dalam berumahtangga.
Bimbingan Perkawinan atau lebih dikenal dengan istilah Bimwin ini merupakan kewajiban yang harus diikuti oleh setiap calon pengantin yang akan menikah. Bimwin memiliki tujuan untuk memberikan bimbingan dan pelatihan tentang pengetahuan dan keterampilan hidup untuk berumah tangga. Selain itu, Bimwin juga merupakan pondasi hulu dalam program nasional pemerintah dalam pencegahan stunting. Program Bimwin yang digawangi Kementerian Agama sangat potensial dalam menurunkan angka stunting. KUA punya fungsi besar dalam sektor ini, karena determinan timbulnya stunting terjadi sejak masa kehamilan.
(Cicy/Fatmi/Agus)