Siak (Kemenag) – Jum’at, (09/05/2025), Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf melaksanakan kegiatan “Roadshow Kampanye Kajian Ekoteologi dan Workshop Wakaf Hutan untuk Kelestarian Alam” yang dilaksanakan di Aula Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kemenag Kabupaten Siak.
Roadshow Kampanye Kajian Ekoteologi dan Workshop Wakaf Hutan untuk Kelestarian Alam ini didukung penuh oleh Kantor Kemenag Kabupaten Siak yang dibuktikan dengan melibatkan 100 peserta yang berasal dari sejumlah unsur diantaranya, Kepala KUA Kecamatan selaku PPAIW, Penyuluh Agama Islam, Operator Wakaf Kecamatan, BWI Perwakilan Kabupaten Siak serta sejumlah Nazhir kampung.
Dalam sambutannya, mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Siak, H. Wandi Utama selaku Penyelenggara Zakat dan Wakaf dalam laporannya menyampaikan perkembangan Wakaf di Siak. Selain itu beliau menyampaikan bahwa acara ini sangat bermanfaat bagi peserta karena dapat meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam program wakaf hutan sebagai upaya pelestarian lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan serta sebagai strategi pemberdayaan ekonomi umat melalui pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Apalagi Siak merupakan daerah percontohan Kota Wakaf Nasional yang telah ditunjuk oleh Kemenag RI pada tahun 2024 lalu.
H. Masjeki Amri selaku Kepala Bidang PenaisZaWa Kanwil Kemenag Provinsi Riau mewakili Kepala Kanwil menekankan dalam sambutannya bahwa menjaga alam merupakan amanah besar yang harus dijalankan oleh setiap lapisan masyarakat. “Kabupaten Siak memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Ini bukan sekadar rahmat, tetapi juga amanah yang harus kita jaga bersama. Dengan adanya program ini, kita semakin diperkuat untuk berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan hasil hutan wakaf yang berkelanjutan,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Siak, H. Husni Merza yang membuka kegiatan secara resmi menyampaikan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Siak sangat mengapresiasi inisiatif Kemenag RI dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Menurutnya, program wakaf hutan sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Siak dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengoptimalkan potensi alam secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat yang dikenal dengan program “Siak Hijau”.
"Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini yang sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Siak dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memanfaatkan potensi alam secara berkelanjutan. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi umat,” ungkapnya.
Terakhir, Muhibuddin selaku Kepala Sub Direktorat Bina Kelembagaan dan Kerjasama Zakat dan Wakaf Kemenag RI menyampaikan bahwa wakaf hutan adalah salah satu bentuk inovasi dalam pengelolaan wakaf produktif. "Wakaf tidak hanya terbatas pada tanah dan bangunan, tetapi juga bisa dikembangkan dalam bentuk sumber daya alam seperti hutan. Ini adalah bagian dari upaya kita dalam mengoptimalkan potensi wakaf untuk kepentingan umat, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan,” tegasnya.
Oleh sebab itu beliau menggarisbawahi konsep Ekoteologi adalah sebagai program unggulan Kementerian Agama RI dalam rangka pelestarian lingkungan. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran umat untuk menjaga alam sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral.
Hadir dalam acara pembukaan sejumlah tokoh penting, antara lain; H. Husni Merza (Wakil Bupati Siak), H. Masjeki Amri (Kepala Bidang PenaisZaWa Kanwil Kemenag Provinsi Riau) beserta jajaran, H. Wandi Utama (Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kemenag Kabupaten Siak, mewakili Kepala), Kepala Dinas terkait (BPN, DLH, Pertanian), MOSAIC, BWI Provinsi Riau, Yayasan Hutan Wakaf Bogor, Pemateri dari IPB, Camat, BWI Siak, BAZNAS, Ketua LAMR, Perbankan, Kepala KUA Kecamatan.
Dalam kegiatan pembukaan ini dilakukan penandatanganan kerjasama mitra antara Pemerintah Daerah Kabupaten Siak - Kementerian Agama Kabupaten Siak - BWI - Yayasan Hutan Wakaf Bogor - MOSAIC.
Diharapkan, kegiatan ini menghasilkan langkah-langkah konkrit untuk mengimplementasikan wakaf hutan sebagai upaya pelestarian lingkungan dan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan konsep serupa. (Hd)
Â