Kuansing (Inmas)- Sebagai garda terdepan Kementerian Agama di Kecamatan, Kantor Urusan Agama (KUA) harus terus meningkatkan kinerja, melakukan inovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Hal tersebut ditekankan Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA saat membuka sekaligus memberikan materi pada Pembinaan dan Evaluasi Pengelolaan Belanja Operasional (BOP) KUA Kemenag se Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (28/9/2020) di Aula Kemenag Kuansing.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kemenag Kuansing Drs H Jisman MA, Kasubbag TU H Armadis S Ag, Kasi Bimas Islam selaku pelaksana kegiatan H Banrul Aswandi S Ag MA, Kasi- kasi pada Kemenag Kuansing, serta 30 peserta yang merupakan KUA dan pengelola BOP KUA se Kab. Kuansing.
Dalam pemaparannya, Mahyudin menekankan terkait tugas dan fungsi KUA, serta pengelolaan BOP yang harus sesuai juknis dan bisa dipertanggungjawabkan.
"Beberapa hal yang perlu dibenahi dan diperkuat di KUA, diantaranya pengelolaan dana BOP, Peningkatan SDM PNS maupun non PNS melalui pembinaan yang rutin, pembagian tugas yang jelas, dan penguasaan peraturan perundang- undangan dan regulasi yang terkait dengan tugas dan fungsi sebagi pegawai KUA. Dengan demikian, pegawai KUA akan menjalankan tugas secara maksimal di lapangan," tegas Mahyudin dan berharap kepala KUA dan pengelola BOP dapat mengikuti pembinaan dan Evaluasi secara serius agar dapat memahami tupoksi masing- masing secara maksimal.
Jisman menambahkan, salah satu permasalahan yang cukup meresahkan masyarakat Kuansing saat ini adalah, tingginya angka cerai gugat di Kuansing. Hal tersebut menjadi bahan evaluasi yang harus dilakukan oleh KUA dan jajaran.
"Seperti yang disampaikan oleh Pak Kanwil tadi, bahwa diantara solusi untuk menekan angka perceraian saat ini adalah memperkuat materi dan menambah waktu bimbingan perkawinan dengan materi yang betul- betul mengena, dan meminta kita untuk bersinergi dengan BP4 untuk membuat inovasi dalam Bimwin, Catin maupun pasangan suami istri di bawah usia 10 tahun yang masih rentan," jelas Jisman.
"Kita di Kuansing saat ini tengah menyusun modul bernuansa kearifan lokal yang padat nilai untuk Catin, dengan ini kita harapkan rumah tangga pasangan akan lebih kokoh dalam mengarungi bahtera rumah tangga dan cobaan," tambahnya.
Sementara itu Ketua Panitia Banrul Aswandi menyebutkan, Pembinaan dan Evaluasi Pengelolaan BOP KUA di Lingkungan Kantor Kemenag Kuansing sebagai upaya untuk mewujudkan kinerja yang lebih baik dan bertanggung jawab.
"Selain tingginya angka perceraian, kita juga masih lemah dalam pengelolaan BOP. Untuk itu melalui kegiatan ini akan lahir penguatan- penguatan dalam kinerja sebagai struktur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," ujarnya singkat. (mus/ana)
Garda Terdepan Kemenag, Kakanwil Kokohkan Pembinaan KUA se Kabupaten Kuansing
Ringkasan:
Kuansing (Inmas)- Sebagai garda terdepan Kementerian Agama di Kecamatan, Kantor Urusan Agama (KUA) harus terus meningkatkan kinerja, melakukan inovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal tersebut ditekankan Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA saat membuka sekaligus memberika...