0 menit baca 0 %

Gebyar Maulid: Muallimin Bersinergi dengan LAZISMU, Tebar Kepedulian untuk Sesama

Ringkasan: Bangkinang Kota ( Kemenag )---Dalam rangka menyemarakkan bulan kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa Sallam, Pondok Pesantren Muallimin Muhammadiyah Bangkinang Kota menggelar kegiatan sosial bertajuk Gebyar Maulid, Muallimin Berbagi Bersama LAZISMU.

Bangkinang Kota ( Kemenag )---Dalam rangka menyemarakkan bulan kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, Pondok Pesantren Muallimin Muhammadiyah Bangkinang Kota menggelar kegiatan sosial bertajuk “Gebyar Maulid, Muallimin Berbagi Bersama LAZISMU.”, Sabtu, 6/9/2025

Kegiatan ini tidak hanya menjadi peringatan Maulid semata, melainkan juga perwujudan nyata dari nilai-nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi yang diajarkan Rasulullah SAW. Melalui kerja sama dengan LAZISMU, Muallimin menyalurkan bantuan kepada masyarakat sekitar pondok, di antaranya:

4 warga di sebelah barat kompleks Muallimin: Ajis (alm), Hasnidar, Nuriyah, dan Fulan

3 warga di sebelah timur kompleks: Maran, Suryani, dan Sime.

1 keluarga Muallimin di kawasan Simpang Kubu: Darman.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Mudir Pondok, H. Muhammad Yunus Amran, S.Pd., didampingi oleh Ketua LAZISMU, Marzuki, Kepala MTs Muallimin, Nursyamsuriati, M.A., serta para ustadz dan ustadzah dari jajaran struktural pondok. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai simbol seremonial, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian pimpinan pondok terhadap masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, H. Muhammad Yunus Amran menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dakwah bil hal—menyampaikan ajaran Islam melalui tindakan nyata. “Semangat berbagi yang diajarkan Rasulullah SAW harus kita hidupkan dalam keseharian, terutama bagi para santri. Dengan cara ini, santri belajar bahwa ilmu dan ibadah harus sejalan dengan kepedulian sosial,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat penerima bantuan tampak jelas, mereka menyambut hangat kehadiran pimpinan pondok bersama tim. Suasana penuh kekeluargaan pun mewarnai jalannya kegiatan, menegaskan bahwa keberadaan pesantren bukan hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga mitra sosial yang berperan aktif di tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi para santri untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Melalui pengalaman langsung menyaksikan kepedulian pondok terhadap lingkungan, diharapkan lahir generasi santri yang tidak hanya cerdas dalam ilmu, tetapi juga peka terhadap sesama.

“Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari langkah besar berikutnya, dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” tambah Ketua LAZISMU, Marzuki.

Dengan semangat Maulid Nabi, Gebyar Maulid Muallimin bersama LAZISMU tidak sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga meneguhkan pesan moral bahwa berbagi adalah bagian dari ibadah, dan kepedulian sosial adalah jalan dakwah yang mulia.

( Fatmi/Humas PP Muallimin)