Riau (humas)- Dalam menjalankan tugas, penghulu hendaknya bisa menyikapi berbagai persoalan yang muncul, segera mungkin diatasi, lakukan langkah terbaik guna penyelesaian lewat musyawarah dan mufakat. Mengingat dinamika masyarakat pasti memiliki perbedaan sesuai dengan khas dan budaya setempat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr H Mahyudin MA menjelaskan hal itu saat membuka Focus Group Discussion (FGD) secara virtual, Minggu (25/10).
Kakanwil Kemenag Riau menegaskan, penghulu yang mengikuti kegiatan FGD harus bisa memberikan pelayanan maksimal ke masyarakat, karena jabatan penghulu merupakan jabatan strategis di daerahnya. Yang diharapkan bisa memberikan solusi terhadap masyarakatnya mengenai pembangunan agama dan keagamaan di daerahnya masing masing.
Ia menilai keberadaan penghulu sebagai pejabat pemerintahan tidak hanya bertugas untuk melakukan pengawasan nikah rujuk menurut agama Islam dan kegiatan kepenghuluan.
Menurutnya bahwa penghulu yang menjabat sebagai Kepala KUA juga berperan dalam menangani masalah pelayanan keumatan, persoalan keluarga, ekonomi dan sosial sebagai basis ketahanan keluarga," tandas Mahyudin.
Pihaknya juga mengingatkan kepada penghulu, pelayanan yang dilakukan kepada masyarakat hendaknya disertai dengan sikap profesional. Mengingat tugas penghulu tak terlepas dari tantangan dimasa sekarang.Â
"Apakah itu dalam upaya meningkatkan pelayanan dan komunikasi nikah rujuk (N/R), termasuk pengembangan kepenghuluan secara baik dan optimal," tekannya.
Kakanwil menegaskan kembali, peningkatan pelayanan dalam pencatatan dan konsultasi nikah rujuk (N/R) dan pengembangan kepenghuluan, akan bisa berjalan sesuai dengan harapan apabila didukung oleh kinerja penghulu yang profesional.
Untuk itu penghulu dituntut untuk peduli terhadap perubahan dan dinamika masyarakat serta meningkatkan profesionalisme dalam tugas, pungkasnya mengakhiri sambutan.
Bertempat di Hotel Grand Jatra Pekanbaru, kegiatan diikuti 30 peserta utusan Kasi se-Riau, Kepala KUA, Penghulu se-Riau. Kegiatan yang digelar half day tersebut menghadirkan tiga orang pembicara.
Pembicara tersebut antara lain, Dr Muharam MA. Ph.D Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA dan Kabid Urais Drs H Afrialsah Lubis MPd.(vera/khairul)