Tembilahan (Inmas) - Sebagai upaya untuk menanamkan karakter Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin, MI Tarbiyah Islamiyah Sungai Guntung melaksanakan gelar karya bertajuk gaya hidup berkelanjutan dan bangunlah jiwa dan raganya. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua yayasan H. Hamdan Zainuddin, Sabtu (25/5/2024).
Dalam kesempatan tersebut, H. Hamdan Zainuddin mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan telah mendukung pelaksanaan kurikulum merdeka melalui gelar karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (P5P2RA), dimana peserta didik diberi kesempatan untuk mengkreasikan dan menampilkan potensi dirinya.
“Harapan kami, dengan adanya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin, anak-anak bisa mandiri di madrasah dan mampu mengenal lingkungannya, bisa berkarya, menampilkan jati diri dan respect pada lingkungan serta bisa menerapkan gaya hidup yang baik terlebih saat ini kita sedang menggalakkan madrasah yang ramah anak, madrasati jannati, menghindari perbuatan yang tidak terpuji seperti bullying. Semoga madrasah bisa menjadi tempat yang baik bagi generasi muda dan menjadi kebanggaan kita bersama,” terangnya.
Sementara itu, Hj. Fatmawati selaku Kepala MI Tarbiyah Islamiyah Sungai Guntung mengatakan sangat bersyukur mendapatkan respon dan antusias yang baik dari peserta didik hingga orang tua.
Beberapa kegiatan dikemas secara menarik pada gelar karya bertajuk gaya hidup berkelanjutan, antara lain pameran karya siswa dari pemanfaatan barang bekas, market day aneka jajan, bazar dan pameran karya. Lebih lanjut, ia berharap melalui gelar karya anak didik bisa memaknai sehingga kelak menjadi insan yang bisa mandiri, kreatif, berpikir kritis dan berakhlak mulia serta berkebhinekaan global.
“Alhamdulillah gelar karya siswa kelas 1 dan 4 ini berjalan dengan lancar. Harapan kami selain berprestasi dan mandiri, mereka juga punya akhlakul karimah baik kepada sesama teman, orang tua dan ustadz ustadzahnya, mengerti mana yang baik dan buruk,” tukasnya.
-------------------
Editor : Maria