0 menit baca 0 %

Gelar Pertemuan Rutin Bulanan, DWP Kemenag Pekanbaru Terus Kembangkan Kualitas Diri

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag). Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Pekanbaru terus mengembangkan kualitas diri dengan menggelar kegiatan pertemuan rutin bulanan yang bertajuk Literasi Fikih Qurban yang bertempat di Aula Kantor Kemenag Kota Pekanbaru pada Rabu (21/05/2025).Turut hadir Ketua DWP Hj.

Pekanbaru (Kemenag). Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Pekanbaru terus mengembangkan kualitas diri dengan menggelar kegiatan pertemuan rutin bulanan yang bertajuk “Literasi Fikih Qurban” yang bertempat di Aula Kantor Kemenag Kota Pekanbaru pada Rabu (21/05/2025).

Turut hadir Ketua DWP Hj. Zulinar Syahrul, Wakil Ketua Hj. Rasdanelis Wahid, Pengurus DWP, serta anggota dan para pegawai Kantor Kemenag Kota Pekanbaru terkhusus pegawai Perempuan.

Pada pertemuan kali ini, DWP Kemenag Kota Pekanbaru dalam hal ini selaku penanggung jawab kegiatan di bulan Mei 2025 yakni bidang pendidikan, mengundang Ustadzah Yulima Ozeni Yusnita yang merupakan Penyuluh Agama Islam darii KUA Kecamatan Tampan sebagai narasumber pada pertemuan kali ini.

Dalam kesempatan itu, Hj. Zulinar Syahrul selaku Ketuaa DWP mengucapkan terimakasih kepada para pengurus yang telah mengatur dengan baik acara pertemuan rutin bulanan tersebut. Menurutnya, dengan kepengurusan yang baru ini, para pengurus lebih bersemangat dalam menciptakan inovasi-inovasi yang ada dalam membangun dan mencapai tujuan DWP Kemenag Kota Pekanbaru yakni menyejahterakan diri dan keluarga.

Selain itu, Ketua DWP Kemenag Kota Pekanbaru juga berharap dengan mengikuti kegiatan terkait “Literasi Fikih Qurban” ini, para pengurus dan anggota dapat mengambil manfaat ilmunya dan menerapkannya dikehidupan sehari-hari.

“Semoga DWP Kemenag Kota Pekanbaru semakin maju dan pengurus serta anggotanya selalu Sejahtera dan berdaya,” ungkap Hj, Zulinar Syahrul dalam sambutannya.

Sementara itu, Narasumber Ustadzah Yulima menyampaikan materi terkait “Perempuan dan Hewan Qurban”, menurutnya perlu diambill Pelajaran mengenai kehidupan Siti Hajar dan Nabi Ismail dalam perjuangan hidup mereka.

“Mari kita napak tilas kehidupan ibunda Hajar dan Nabi Ismail, kita dapat melihat pengorbanannya dalam mencapai tujuan, dan kita juga dapat menerapkannya dalam kehidupan rumah tangga sebagai seorang istri,”ungkap Ustadzah Yulima.

Selain itu, ia juga turut menjelaskan mengenai peran istri dalam kehidupan rumah tangga, ia menyebutkan bahwa dalam sebuah rumah tangga istri memiliki peran yang sangat luarbias.

“Semoga kita selalu diberikan ketaatan oleh Allah SWT, dan selalu dapat mendukung karir suami, dikarenakan dibelakang suami yang hebat terdapat istri yang hebat pula,” harapnya.