0 menit baca 0 %

Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa Serentak di Kecamatan Bantan

Ringkasan: Bantan (Kemenag) - Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia ke-55 dan mendukung program Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa oleh Kementerian Agama RI Selasa, 22/04/2025, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan melaksanakan penanaman serentak di tiga lokasi berbeda di wilayah Kec.

Bantan (Kemenag) - Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia ke-55 dan mendukung program Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa oleh Kementerian Agama RI Selasa, 22/04/2025, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan melaksanakan penanaman serentak di tiga lokasi berbeda di wilayah Kec. Bantan pada pukul 08.30 WIB.

 

Tiga titik lokasi tersebut meliputi, Pertama Berlokasi Pondok Pesantren Nurul Hidayah (PMNH) Kec. Bantan. Kedua, Masjid Ar Raudhoh Kec. Bantan Desa Selatbaru, dan ketiga di lingkungan Kantor KUA Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis

 

H. Nasuha menyampaikan bahwa penanaman pohon ini adalah bentuk kepedulian nyata Kementerian Agama RI terhadap lingkungan hidup, sekaligus amal jariyah yang manfaatnya berkelanjutan.

 

“Gerakan ini bukan sekadar simbolis, tapi menjadi bukti bahwa dunia pesantren, masjid, dan lembaga keagamaan, sangat peduli terhadap kelestarian alam,” ujar H. Nasuha saat dikonfirmasi.

Penanaman di Pondok Pesantren Nurul Hidayah dipimpin oleh Kepala KUA Kec. Bantan, Sekcam Bantan, Pimpinan Ponpes. Sementara di Masjid Arraudhoh Desa Selatbaru dilaksanakan oleh pengurus masjid dan warga setempat.

Syafriadi, S.Pd.I turut menyampaikan pentingnya menjaga amanah lingkungan dalam perspektif Islam. "Merawat bumi adalah bagian dari ibadah. Nabi SAW bersabda, siapa yang menanam pohon dan dari pohon itu makhluk hidup mendapat manfaat, maka itu menjadi sedekah baginya,” terang Syafriadi 

Gerakan program satu juta pohon diharapkan mampu membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya penghijauan serta menjadi budaya hidup bersih dan hijau di lingkungan tempat ibadah dan pendidikan Islam. kelestarian lingkungan.

“Ini adalah langkah dalam menjaga kelestarian alam sekaligus bentuk kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya..

Acara yang digelar oleh Kementerian Agama RI ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Bumi Sedunia ke-55 di Indonesia.

Gerakan penanaman sejuta pohon ini diharapkan menjadi simbol persatuan, kepedulian lingkungan, dan semangat gotong royong antar umat beragama.

Di hujung acara dilaksanakan penanaman bibit matoa yang di dahului  Kepala Kantor Kemenag Bengkalis diwakaili H. Ibrahim, dan doa penutupan oleh Kepala KUA Kec. Bantan H. Nasuha.  

Tampak hadir, Pemerintah Kecamatan Bantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bengkalis diwakiili Kasi PD Pontren H. Ibrahim, Sekcam Bantan Rizki Subagia Effendi, S.STP., M.Si, Ketua Yayasan Pondok Nurul Hidayah KH. Abdul Wahab, Pimpinan Pondok Nurul Hidayah KH Ahmad Pamuji, Kepala KUA Kec. Bantan H. Nasuha, Mahasiswa STAIN Bengkalis, Santri Pondok Modern Nurul Hidayah (PMNH) dan lainnya.