0 menit baca 0 %

Gesa Penerbitan Sertifikat Wakaf, Pegawai BPN Sambangi KUA Payung Sekaki

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag), Pada hari ini, Dalam rangka percepatan penerbitan Sertifikat Tanah Wakaf, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pekanbaru yang diwakili oleh Irwan dan Dega sambangi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Payung Sekaki. Kamis (16/01/2025).

Pekanbaru (Kemenag), Pada hari ini, Dalam rangka percepatan penerbitan Sertifikat Tanah Wakaf, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pekanbaru yang diwakili oleh Irwan dan Dega sambangi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Payung Sekaki. Kamis (16/01/2025).

Pntauan tim inmas, Kedatangan dua orang Pegawai dari BPN Kota Pekanbaru tersebut disambut dan dilayani dengan baik oleh operator Siwak KUA Payung Sekaki, Ewi Rohaswita dan Staf KUA Payung Sekaki Liling Sasmita, serta Penyuluh Agama Islam,  Nurhayati dan Hidayaturrahman.

Adapun maksud kedatangan mereka adalah untuk mengecek secara langsung dokumen (surat) tanah wakaf yang ada di KUA Kecamatan Payung Sekaki guna untuk ditingkatkan statusnya menjadi Sertifikat Wakaf.

Sesuai dengan petunjuk dan arahan dari Kepala BPN Kota Pekanbaru beberapa waktu yang lalu, bahwa persyaratan administrasi untuk mengajukan penerbitan Sertifikat Tanah Wakaf yaitu :1. Surat tanah, 2. Akta Ikrar wakaf asli dan Fotocopy, 3. FC KTP dan Kartu Keluarga (KK) Nazir, 4. FC KTP dan KK wakif.

Berkaitan dengan hal ini, Ka. KUA Payung Sekaki merespon dengan baik, hal ini dibuktikan dengan adanya 20 Persil tanah wakaf yang sudah ber AIW  akan diajukan untuk penerbitan Sertifikat Wakaf. Selanjutnya berkas tanah wakaf tersebut akan di bawa oleh Pegawai BPN ke kantornya guna untuk diproses lebih lanjut.

Seperti diketahui bahwa persoalan peningkatan status tanah dari AIW menjadi Sertifikat selama ini banyak mengalami kendala. Harapannya pada tahun ini proses pensertifikatan tanah wakaf tidak lagi mengalami kesulitan, sehingga hal ini menjadi angin segar semangat bagi wakif untuk  berwakaf dan juga nazir mengurusi (mengelola) tanah wakaf yang ada ditengah-tengah masyarakat. (Idris)   Â