Kuansing ( Kemenag) Penyuluh Agama Islam melakukan kegiatan intensif selama 1 bulan untuk memberantas buta aksara Al-Qur'an di MTsN 3 Kuansing.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa, sehingga mereka dapat memahami dan mengamalkan ajaran Islam dengan lebih baik.
Dengan kerja keras dan dedikasi, penyuluh agama berharap dapat membuat perubahan signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur'an siswa di MTsN 3 Kuansing.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur'an.
Penyuluh Agama Islam dapat di ibaratkan sebagai "bengkel Al-Qur'an" karena mereka berperan penting dalam memperbaiki dan meningkatkan kemampuan umat Islam dalam memahami dan mengamalkan ajaran Al-Qur'an. Mereka memberikan bimbingan, pelatihan, dan pendampingan kepada masyarakat untuk meningkatkan kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an. Dengan demikian, penyuluh agama membantu masyarakat menjadi lebih dekat dengan Al-Qur'an dan meningkatkan kualitas keimanan mereka.
"Penyuluh agama menjadi "bengkel Al-Qur'an" bagi santri dan santriwati MTsN 3, membantu mereka memperbaiki kemampuan membaca dan memahami Al-Qur'an. Dengan bimbingan dan pendampingan yang intensif, penyuluh agama membantu santri dan santriwati meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an mereka" Tutup Bardias ( Enda )