Dumai (Inmas) - Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas guru serta tenaga kependidikan madrasah, Kantor Kementerian Agama Kota Dumai melalui Seksi Pendidikan Islam mengelar “Kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Asesmen Kompentensi Guru, Kepala dan Pengawas” yang dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Dumai. Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai dalam hal ini diwakili Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. Sarifuddin didampingi staf Armi Susanti, S.Ip. Kegiatan dihadiri Pengawas Madrasah se-Kota Dumai, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta se-Kota Dumai serta Operator Simpatika Madrasah se-Kota Dumai.
Guru Madrasah di Kota Dumai diharapkan terus mempersiapkan diri menghadapi Asesmen Kompetensi Guru (AKG) untuk menilai kemampuan yang dimiliki.
Kasi Pendis Kankemenag Dumai, Sarifuddin mengatakan berkaitan dengan itu, pihaknya pun terus mensosialisasikan AKG ke madrasah-madrasah, para pengawas dan lainnya.
Sarifuddin menyampaikan, secara global apa yang dimaksud dengan AKG menilai kemampuan kompetensi guru madrasah. Sehingga, dengan adanya asesmen ini serangkaian informasi tentang hasil belajar mengajar dan pencapaian guru dapat dinilai secara maksimal sehinga mendapatkan guru yang profesional.
“Saya berahrap agar guru, kepala madrasah dan pengawas agar mempersiapkan diri dalam mengahdapi asesmen kompetensi guru tersebut,” kata Kasi Pendis, Kamis, 24 September 2020, sekira pukul 09.00 WIB.
Tidak hanya sosialisasi asesmen kompetensi guru, pihaknya juga menyampaikan perihal dana BOS dan juga lomba Kompetensi Sains Madrasah (KSM) yang akan digelar serentak secara online se-Indonesia pada bulan November 2020.
“Saya berharap agar semua madrasah agar mempersiapkan siswanya untuk maju dalam kompetensi sains yang akan datang,” tuturnya.
Dia menyarankan, pelaksanaan asesmen kompetensi ini harus dilakukan secara totalitas. “Agar hasilnya lebih terarah dan mampu merumuskan serta mengurangi permasalahan kompetensi yang selama ini dihadapi oleh guru dan tenaga didik di madrasah,” ucap Kasi Pendis.
Hasil asesmen juga, lanjut dia akan menjadi dasar untuk melakukan pertimbangan dalam strategi pembinaan karir bagi guru, tenaga kependidikan maupun pengawas madrasah. (Arief)