Guru Madrasah Jangan Terlibat Politik Pilkada
Ringkasan:
Pekanbaru, 7/5 (Humas)- Guru Madrasah janagan sampai terlibat dalan kegiatan politik khususnya di ajang Pemilu Kada yang akan digelar dalam waktu dekat ini. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs. H. Asyari Nur, SH MM, dalam kunjungan kerjanya di Kabu...
Pekanbaru, 7/5 (Humas)- Guru Madrasah janagan sampai terlibat dalan kegiatan politik khususnya di ajang Pemilu Kada yang akan digelar dalam waktu dekat ini. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs. H. Asyari Nur, SH MM, dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Meranti, 5/5 (Rabu). "Saya sangat berharap kepada para guru yang berada di seluruh Kabupaten Meranti agar jangan telibat dalam pelaksanaan Pilkada, karena akibatnya berdampak negatif kepada insititusi Kementerian Agama," tegasnya.
Menurutnya guru-guru madrasah jangan mudah diming-imingi kesejahteraan sehingga terpengaruh. "Semoga kita dapat memilih pemimpin yang baik dan Pilkada berjalan lancar dan aman, pemimpin yang terpilih nanti benar-banar membawa kebaikan bagi kita semua," tambahnya.
Salah seorang guru mengatakan, agar tidak terjadi seperti demikian itu, Kakanwil hendaknya dapat membantu kesejahteraan guru Madrasah. Karena bukan tidak mungkin para guru akan terpengaruh oleh bujukan dan janji-janji calon melakukan kontrak politik. "Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami berharap agar Kakanwil dapat membantu kesejahteraan guru-guru Madarsah di Kabupaten Meranti ini," katanya. (RP/as).